Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Muslim Inggris Terus dikorbankan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2004 09:24 9:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2004 09:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Inggris menuai protes. Ini terjadi setelah peristiwa penangkapan atas 13 warga Muslim yang dicurigai dan dikait-kaitkan dengan terorisme pada Selasa malam kemarin. Mereka ditangkap berkaitan dengan kesiagaan yang dilakukan oleh pemerintah Inggris atas kemungkinan ancaman teror di negara itu.

Menurut Kepolisian Metropolitan London, 13 orang itu ditangkap Selasa malam waktu setempat atas kecurigaan bahwa mereka ikut menyiapkan, mengolah, atau menghasut aksi terorisme. Dua pria ditangkap dengan todongan senjata di kota Blackburn, Inggris baratlaut. Yang lain ditangkap di berbagai kota di dekat dan sekitar ibu kota London, seperti Bushey dan Luton.

Para tersangka itu berusia sekitar 20 sampai 30-an tahun. Setelah penangkapan itu, mereka dibawa ke London untuk diinterogasi. Tapi, salah seorang tersangka yang berasal dari London dibebaskan tanpa tuduhan kemarin. Duabelas orang lainnya tetap ditahan.

Polisi punya waktu dua minggu sebelum memutuskan apakah akan menuntut mereka. Mereka juga memeriksa dan menggeledah rumah-rumah. Penangkapan itu bagian dari penyelidikan ekstensif dan terus berlanjut oleh polisi dan dinas keamanan atas dugaan terorisme internasional.

Televisi BBC melaporkan, penangkapan itu tak langsung berkaitan dengan tertangkapnya tersangka Al-Qaidah di Pakistan. Pihak polisi Inggris sendiri tidak bersedia menjawab apakah penangkapan itu terkait dengan informasi dari Pakistan soal ancaman serangan terhadap AS dan Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi juga tidak mengungkapkan detil kewarganegaraan dan agama para tersangka. Namun, menurut televisi BBC, yang mengutip sumber kepolisian, mereka berasal dari Asia Selatan dan seorang diperkirakan warga Inggris. Mereka juga dilaporkan beragama Islam.

Tak pelak, penangkapan itu dikeluhkan oleh komunitas Muslim. Mereka merasa ditarget secara tidak adil. “Ada perasaan kuat di antara komunitas muslim, mereka sengaja dikorbankan,” ungkap Yasin Rahman dari Dewan Masjid Luton. Salah satu penangkapan memang terjadi di Luton, 50 km utara London.

Menurut Rahman, jika penggeledahan dan penangkapan oleh polisi memang menemukan bukti kuat, tindakan itu patut didukung. Namun, berdasar pengalaman penangkapan Maret lalu, tidak seorang pun dinyatakan bersalah.

Keluhan itu juga didukung Komite Gabungan HAM Parlemen Inggris. Menurut komite itu, komunitas muslim terlalu sering dijadikan target. Komite juga menyerukan sejumlah perubahan dalam UU Anti-Terorisme, Kejahatan, dan Keamanan 2001 yang diadopsi setelah 11 September 2001. UU itu memberi wewenang kepada polisi menahan orang asing untuk jangka waktu tidak terbatas hanya atas kecurigaan bahwa mereka terlibat terorisme.

“Ada bukti kuat, wewenang dalam UU itu digunakan secara tak seimbang atas komunitas muslim di Inggris,” bunyi laporan itu. Komite menilai, jika ancaman terorisme internasional terus muncul di masa depan, harus ditemukan upaya alternatif untuk mengatasi ancaman tersebut tanpa merugikan HAM.

Sejak serangan 11 September 2001 di AS, Inggris telah menangkap ratusan orang dalam investigasi antiteroris. Tapi, hanya sedikit yang dinyatakan bersalah. Mei lalu, Kementerian Dalam Negeri menyebut 562 orang ditangkap. Dari jumlah itu, 97 dituntut dan 14 dinyatakan bersalah. Hampir separonya (280 orang) dibebaskan tanpa dituntut dan kasusnya tidak ditindaklanjuti. Tetapi, sementara polisi terus menginterogasi ke 12 tersangka tentang kaitan mereka dengan terorisme internasional, sebuah komisi gabungan Parlemen mengritik undang-undang anti terorisme yang tergesa-gesa diajukan ke Parlemen setelah peristiwa 11 September. (afp/ap/rtr/jp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPI Mendapat Ancaman tim Capres
Tulisan selanjutnya Komandan Penyerang Masjid Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?