Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mariam, Relawan Prancis yang Diculik Ungkapkan Bagaimana Dia Masuk Islam

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2020 10:26 10:26 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Oktober 2020 10:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Relawan kemanusiaan Prancis yang diculik selama empat tahun oleh militan yang menjadi mualaf mengungkapkan bagaimana dia masuk Islam kepada media Prancis.  Perempuan bernama Sophie Petronin itu tiba di Prancis pada pekan lalu, di mana dia disambut di bandara Villacoublay oleh Presiden Emmanuel Macron.

“Kebahagiaan terbesar saya hari ini adalah mengetahui bahwa asisten saya dapat terus bekerja tanpa saya,” kata Petronin dikutip oleh Le Point, menunjukkan bagaimana dia lebih senang mengetahui hal itu daripada kepulangannya ke Prancis.  “Untuk Mali, Saya akan berdoa, memohon ridho dan rahmat Allah, karena Saya adalah seorang Muslim,” tambahnya. “Anda mengatakan Saya Sophie, tetapi Anda memiliki Mariam di depan Anda.”

Petronin, 75 tahun, diculik ketika bekerja di wilayah Gao, Mali utara pada Desember 2016. Delapan bulan kemudian, dia ditunjukkan dalam sebuah video yang diunggah oleh Al Qaeda di kelompok militan Maghreb Islam (AQIM).

Dia telah melakukan pekerjaan kemanusiaan di Gao sejak 2004.  “Saya bertahan – saya banyak beribadah karena saya punya banyak waktu,” kata Petronin kepada wartawan di kedutaan Prancis di Bamako sebelum dia kembali. “Saya mengubah penahanan… menjadi pengasingan spiritual, jika bisa dikatakan begitu.”

Petronin dibebaskan Kamis bersama pemimpin oposisi Mali Soumaila Cisse dan dua warga Italia, Pastor Pierluigi Maccalli dan Nicola Chiacchio, yang dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran dengan militan.  Terlepas dari pengalamannya sebagai sandera, Petronin mengatakan dia ingin kembali ke Mali untuk melanjutkan pekerjaan amalnya membantu anak-anak di negara Afrika Barat itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya membuat komitmen kepada anak-anak. Selama empat tahun saya belum pernah melihat bagaimana program-program itu bekerja,” kata Petronin tentang pekerjaannya dengan anak-anak yatim piatu dan kurang gizi. “Saya akan pergi ke Prancis, ke Swiss, dan kemudian saya akan kembali untuk melihat apa yang terjadi di sini [Mali].”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emmanuel Macronmasuk islammualafPrancisrelawanSophie Petronin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya keamanan masjid sekolah Tahun ini Prancis telah Tutup Puluhan Masjid dan Sekolah Islam
Tulisan selanjutnya Muslim Bosnia Takut Menjadi Korban Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?