Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saad Hariri kembali Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Libanon

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2020 10:45 10:45 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Oktober 2020 10:45
Bagikan
PM Libanon, Saad al Hariri
Bagikan

Hidayatullah.com — Perdana Menteri yang terpilih tiga kali Saad Hariri telah ditunjuk untuk kembali menjabat sebagai Perdana Menteri pada Kamis dan segera berjanji kepada pemerintah teknokrat yang berkomitmen pada rencana reformasi yang didukung Prancis lapor Al Araby pada Kamis (22/10/2020).

Hariri mengatakan akan “membentuk kabinet yang terdiri dari para ahli non politik dengan misi reformasi ekonomi, keuangan dan administrasi yang tertuang dalam peta jalan inisiatif Prancis”. “Saya akan segera bekerja untuk membentuk pemerintahan karena waktu hampir habis dan ini satu-satunya kesempatan terakhir yang dihadapi negara kita,” tambahnya.

Presiden Michel Aoun menunjuk Hariri untuk membentuk kabinet baru untuk mengeluarkan negaranya dari krisis setelah sebagian besar blok parlemen mendukung pencalonannya. Hariri, yang sebelumnya memimpin tiga pemerintahan di Lebanon, mengundurkan diri hampir setahun lalu di bawah tekanan dari protes yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kelas politik.

“Presiden memanggil … Saad al-Deen al-Hariri untuk menugaskannya dalam membentuk pemerintahan,” kata seorang juru bicara kepresidenan. Hariri didukung oleh mayoritas dari 65 anggota parlemen, sementara 53 abstain.

Liibanon sedang bergulat dengan krisis ekonomi terburuknya dalam beberapa dekade dan masih terhuyung-huyung akibat ledakan pelabuhan yang menghancurkan dan menewaskan lebih dari 200 orang serta memporak-porandakan sebagian besar Beirut pada Agustus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aoun hari Rabu memperingatkan bahwa perdana menteri baru, yang ketiga dalam setahun, harus menjadi ujung tombak reformasi dan memerangi korupsi.

Seorang diplomat yang relatif tidak dikenal, Mustapha Adib, telah dicalonkan pada akhir Agustus menyusul pengunduran diri pemerintahan pendahulunya Hassan Diab setelah ledakan pelabuhan yang mematikan itu.

Adib telah berjanji untuk membentuk kabinet ahli, sejalan dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membantu menyelamatkan negara yang dilanda korupsi dari krisis ekonomi terburuk yang pernah terjadi.

Namun, dia menghadapi perlawanan dari beberapa partai utama dan menyerah hampir sebulan kemudian, meninggalkan Libanon tanpa kendali untuk menghadapi kemiskinan yang melonjak dan setelah bencana terburuk di masa damai.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LebanonLibanonMichel AounPM LibanonSaad Hariri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar Mesir Minta Masyarakat Internasional Melawan Penjajahan Zionis
Tulisan selanjutnya Laporan: Sudan akan Menormalisasi Hubungan dengan ‘Israel’ Akhir Pekan Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?