Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Orang Diadili Terkait Kasus Serangan di Barcelona 2017

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2020 15:20 3:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2020 15:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiga orang pria akan dihadirkan di kursi terdakwa pengadilan Spanyol dalam kasus penembakan yang menewaskan 16 orang di dan sekitar kota Barcelona tahun 2017.

Ketiga orang itu dituduh membantu para pelaku –yang semuanya mati ditembak petugas— dalam melakukan serangan yang menyebabkan sekitar 140 orang terluka.

Salah satu pelaku sengaja mengarahkan mobil van yang dikendarainya ke arah kumpulan turis di daerah Las Ramblas, Barcelona, sebelum serangan kembar dilakukan di sebuah kota kecil di dekatnya.

Ketiga terdakwa dijadwalkan dihadirkan di Mahkamah Agung Spanyol di Madrid hari Selasa (10/11/2020), lansir BBC.

Dua terdakwa dituduh sebagai bagian dari sebuah sel militan Muslim yang melakukan serangan itu. Mereka adalah Mohamed Houli Chemlal, pemuda berusia 23 tahun warga negara Spanyol dan Driss Oukabir, 31, warga Maroko. Jaksa menuntut mereka masing-masing berurutan 41 tahun dan 36 tahun penjara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok ISIS alias IS mengklaim sebagai pelaku serangan di Barcelona itu.

Mereka menghadapi dakwaan tergabung dalam sebuah organisasi teroris, membuat dan menyimpan bahan peledak, serta berusaha menimbulkan kerusakan meluas.

Dakwaannya berkaitan dengan ledakan tidak sengaja di sebuah rumah di kota kecil Alcanar, yang terletak sekitar 200 kilometer arah selatan dari Barcelona, yang terjadi sehari sebelum serangan tersebut. Bahan peledak dan tabung-tabung gas disimpan di rumah yang hancur lebur itu. Chemlal ketika diperiksa kemudian mengatakan bahwa sel mereka merencanakan serangan yang lebih besar.

Kata pihak kepolisian, materi peledak yang akan mereka gunakan musnah dalam ledakan di rumah tersebut. Peristiwa itu juga menewaskan pemimpin kelompok sel itu yaitu seorang imam berusia 44 tahun.

Oukabir juga didakwa menyewa sebuah mobil van yang digunakan dalam serangan di Barcelona. Namun, pengacaranya mengatakan akan mengupayakan agar kasus itu dihentikan.

“Fakta bahwa dia menyewa sebuah van tidak berarti dia mengetahui bahwa kendaraan itu akan dipakai untuk melakukan serangan,” kata Luis Alvarez Collado kepada kantor berita AFP pekan lalu.

Tahun 2017 menyusul serangan di Barcelona dan ketika wajahnya sudah tersebar di media dan salah satu tersangka, Driss Oukabir mendatangi kantor kepolisian Spanyol di Ripoll dan melaporkan bahwa kartu identitasnya telah dicuri.

Laporan USA Today (18/8/2017) menyebutkan bahwa Driss Oukabir ditahan di kota Ripoll, sekitar 65 mil ke arah utara dari Barcelona, setelah dokumen atas namanya ditemukan di dalam sebuah van yang dipergunakan untuk membunuh sedikitnya 13 orang. 

Meskipun tidak menampik kemungkinan keterlibatan Driss Oukabir dalam serangan itu, pihak penyidik berkeyakinan kartu identitasnya dipergunakan oleh abangnya Moussa Oukabir yang tinggal di Barcelona, tulis USA Today.

Media Amerika Serikat itu juga melaporkan bahwa polisi mengatakan Moussa akhirnya ditembak mati petugas pada hari Jumat (18/8/2017) di Cambrils. Dia diduga terlibat dalam serangan di Barcelona hari Kamis (17/8/2017) dan keesokan pagi di Cambrils.

Dalam perkembangannya kemudian, sopir yang mengendarai mobil van maut di Barcelona itu disebut bernama Younes Abouyaaqoub, 22, yang akhirnya ditembak mati oleh polisi di Subitras pada 21 Agustus 2017 setelah beberapa hari buron. 

Terdakwa ketiga, Ben Iazza berusia 27 tahun, dituduh berkolaborasi dengan sel militan itu. Warga Maroko itu dituntut hukuman penjara 8 tahun karena meminjamkan mobil van dan dokumennya kepada mereka. 

Namun, ketiga tersangka itu tidak satupun yang didakwa berkaitan langsung dengan serangan beruntun di Barcelona, Cambrils dan Alcanar. Proses persidangan dijadwalkan berlangsung sampai 16 Desember 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:2017AgustusBarcelonaLas RamblasseranganSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya israel MUI Sekjen MUI: Hari Pahlawan Momentum Rekonsiliasi Nasional
Tulisan selanjutnya Habib dan Kehadirannya di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Berita
8 Juli 2026 09:08
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
Amerika dan Perang Salib Baru?

Terbaru

  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?