Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Natal dan Tahun Baru Warga Italia Dilarang Bepergian Antar Daerah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2020 19:20 7:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2020 19:20
Bagikan
[Ilustrasi] Italia
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Italia telah menyetujui larangan bepergian antar regional selama masa liburan Natal, karena kasus kematian harian coronavirus di negara itu sedang mengalami lonjakan.

Berdasarkan keputusan yang ditandatangani Perdana Menteri Giuseppe Conte hari Kamis malam (3/12/2020), orang di negara itu akan dilarang bepergian melewati batas regional mereka antara tanggal 20 Desember 2020 dan 6 Januari 2021 kecuali untuk bekerja serta alasan kesehatan dan kedaruratan.

Paling penting, mereka tifak diperbolehkan meninggal kota pada hari Natal, Boxing Day ataupun hari pertama tahun 2021.

Larangan bepergian itu merupakan tambahan dari pembatasan yang sudah ada saat ini seperti jam malam nasional dan lainnya, kata Conte dalam konferensi pers seperti dilansir The Guardian.

Italia mencatat  993 kematian Covid-19 pada hari Kamis, sehingga total korban jiwa sejak Februari menjadi 58.038. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Kamis, terdapat 23.255 kasus infeksi terkonfirmasi, naik dari 20.709 pada hari Rabu.

Pemerintah berusaha menghindari kesalahan yang dibuatnya pada masa sebelumnya, di mana lockdown musim semi dicabut sedangkan banyak orang bepergian ke daerah lain untuk menikmati liburan dan sepulangnya banyak yang positif Covid-19.

Pemerintah menampik tekanan dari para gubernur daerah di kawasan pegunungan Alpina, di mana banyak terdapat resor ski yang biasanya padat pengunjung pada liburan Natal dan Tahun Baru. Pemerintah bersikeras resor ski ditutup sampai 7 Januari dan misa malam Natal waktunya dimajukan agar orang bisa pulang tanpa terkena jam malam pukul 22:00 waktu setempat.

Kebijakan yang mulai diberlakukan hari Jumat ini tersebut membuat sejumlah gubernur regional geram. Hari Kamis mereka mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa mereka tidak diajak berdiskusi dalam masalah itu.

Selain melarang bepergian ke daerah lain dan memberlakukan jam malam, Italia juga mengharuskan orang yang kembali atau baru datang dari negara anggota Uni Eropa antara tanggal 10 dan 21 Desember untuk menjalani tes coronavirus sebelum berangkat ke Italia dan menunjukkan hasil negatifnya sesampainya di Italia.

Mereka yang datang dari negara non-Schengen harus menjalani karantina 14 hari.

Terhitung mulai 21 Desember sampai 6 Januari semua orang yang tiba di Italia harus melakukan karantina selama 2 pekan. 

Sejak awal November, Italia memberlakukan sistem pembatasan bertingkat  “merah, jingga dan hijau” di 20 regional yang ada di Italia. Penggolongan tersebut didasarkan pada tingkat penularan Covid-19, efisiensi rumah sakit dan ketersediaan tempat tidur di ruang perawatan intensif. Seiring dengan melandainya kurva, Lombardy, Piedmont dan Calabria pekan lalu ditrunkan dari zona merah menjadi zona jingga, sedangkan Sicilia dan Liguria diturunkan dari jingga menjadi kuning. Conte mengatakan semua daerah yang termasuk zona kuning selama beberapa pekan dapat membuka semua bar dan restoran sampai pukul 6 petang, termasuk di hari Natal dan hari St Stephen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19Italianataltahun baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Atlet Peserta Olimpiade Tokyo Akan Dites Covid-19 Setiap 96-120 Jam
Tulisan selanjutnya Ilmuwan Berusia 15 Tahun Dinobatkan Majalah Time sebagai “Kid of the Year”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?