Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengasingkan Diri ke Inggris , Rekening Mantan Aleg Hong Kong Dibekukan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Desember 2020 21:16 9:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Desember 2020 21:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bekas anggota legislatif Hong Kong Ted Hui hari Ahad (6/12/2020) mengatakan rekening bank lokalnya sepertinya sudah dibekukan setelah dia mengatakan akan mengasingkan diri di Inggris guna meneruskan aktivitas pro-demokrasi yang digelutinya.

Hui mengatakan kepada Reuters lewat media sosial Whatsapp bahwa sejumlah rekening bank miliknya, milik istri dan orangtuanya di Bank of China Hong Kong, HSBC dan Hang Seng Bank dibekukan. Dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Media lokal mengatakan bahwa seditkitnya 5 rekening bernilai ratusan ribu dolar AS milik Hui dan keluarganya, yang semuanya sekarang berada di Inggris, tidak lagi dapat diakses sejak hari Sabtu.

Hui mengontak bank-bank tersebut dan diberitahu ada “peringatan” yang ditempatkan pada rekening-rekeningnya, tetapi staf bank menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut, lansir South China Morning Post terbitan Hong Kong.

Hari Kamis Hui mengatakan dia pergi meninggalkan Hong Kong setelah ada dakwaan kriminal atas dirinya dan akan mengasingkan diri di Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hui tiba di Kopenhagen pekan lalu dengan undangan resmi dari anggota-anggota legislatif Denmark.

Hui merupakan salah satu dari beberapa anggota legislatif Hong Kong dari kubu oposisi yang ramai-ramai mengundurkan diri bulan lalu, sebagai bentuk protes atas pemecatan 4 kolega mereka dalam apa yang mereka sebut sebagai upaya membungkam demokrasi di kota pusat bisnis Asia itu.

Biro Keamanan Hong Kong hari Jumat merilis pernyataan, tanpa menyebut nama Hui, yang menyebut tindakan melarikan diri dengan menggunakan berbagai alasan seperti “mengasingkan diri” merupakan hal memalukan, tidak bertanggung jawab, munafik, serta pengecut.

Sejak Hong Kong pada bulan Juni menerapkan undang-undang keamanan baru buatan Beijing, para aktivis pro-demokrasi di bekas koloni Inggris itu mengatakan bahwa apa saja yang dinilai Beijing sebagai tindakan subversif, pembangkangan, terorisme atau berkolusi dengan kekuatan asing bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bankBeijingHkng Konginggrispro-demokrasiTed Hui
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sindrom Havana yang Dialami Diplomat AS Kemungkinan Akibat Frekuensi Radio
Tulisan selanjutnya vaksin-covid-19-gaza Pesawat Militer Inggris Siap Angkut Jutaan Dosis Vaksin Covid-19 dari Belgia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?