Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amnesty Internasional: Penembakan 6 Anggota FPI Bisa Jadi Unlawful Killing

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 8 Desember 2020 08:43 8:43 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 7 Desember 2020 20:27
Bagikan
Ketua FPI Habib Rizieq Shihab
Bagikan

Hidayatullah.com- Amnesty International Indonesia turut menanggapi menanggapi tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak polisi, Senin (07/12/2020). Amnesty International menilai kepolisian harus transparan terkait kasus tersebut.

“Polisi harus transparan mengungkap kejadian tersebut, terutama menyingkap penyebab terjadinya penembakan terhadap mereka. Jika polisi yang terlibat dalam insiden itu melanggar protokol tentang penggunaan kekuatan dan senjata api, mereka harus diungkap secara terbuka dan diadili sesuai dengan hukum dan hak asasi manusia,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid dalam pernyataan persnya pada Senin (07/12/2020) diperoleh hidayatullah.com.

Amnesty International menyatakan, harus ada penjelasan tentang apakah petugas kepolisian yang terlibat dalam insiden penembakan itu telah secara jelas mengidentifikasi diri mereka sebagai aparat penegak hukum sebelum melepaskan tembakan dan apakah penggunaan senjata api itu dibenarkan.

“Polisi seharusnya hanya dibolehkan untuk menggunakan kekuatan atau kekerasan, terutama dengan senjata api, sebagai upaya terakhir. Itu pun harus merupakan situasi luar biasa untuk melindungi keselamatan dirinya dan atau orang lain. Jika tidak, maka tindakan itu bisa tergolong unlawful killing (pembunuhan yang terjadi di luar hukum, red),” ujarnya.

Baca: Kasus Penembakan Anggota FPI, IPW Desak Tim Pencari Fakta Independen

Amnesty International menyatakan, penggunaan kekuatan, kekerasan, dan senjata api yang melanggar hukum oleh polisi tidak boleh dibenarkan. “Terlebih lagi bila digunakan dalam kasus yang terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan, yang seharusnya tidak berakhir dengan kekerasan,” imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Amnesty International meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan DPR RI agar mengusut kasus tersebut. Begitu pula DPR RI agar mengawasi dan mengontrol Polri. “Komnas HAM harus ikut mengusut. Komisi III DPR RI juga perlu aktif mengawasi dan mengontrol pemerintah dan jajaran kepolisian,” ujarnya.

Disebutkan, menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, rombongan polisi mengikuti rombongan pengikut Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq di tol Jakarta-Cikampek pada Senin (07/12/2020) dini hari.

Menurut Argo, polisi sedang menyelidiki laporan bahwa pengikut HRS berencana untuk menggelar demonstrasi selama pemeriksaan HRS, yang dijadwalkan oleh polisi, terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.  Menurut Argo, sekitar pukul 00.30 WIB, dua mobil dari rombongan itu tiba-tiba menghimpit mobil yang digunakan polisi dan memaksa untuk berhenti.

“Para pendukung Rizieq yang berada di dalam mobil dituduh menodongkan senjata api dan senjata tajam ke arah petugas. Petugas kemudian melepaskan tembakan yang mengakibatkan sedikitnya enam orang pendukung Rizieq tewas,” masih petikan rilis Amnesty Internasional tersebut.

Baca: Munarman: Ini Extra Judicial Killing

FPI juga telah mengeluarkan pernyataan tentang insiden tersebut, menyebut bahwa konvoi HRS dihentikan oleh sekelompok “preman tak dikenal” yang kemudian menembak pengawal HRS.

Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube, pihak FPI membenarkan enam orang anggotanya yang tewas karena tembakan polisi sekaligus, kata Usman, meralat pernyataan mereka sebelumnya yang menyebutkan bahwa sebuah mobil yang membawa enam pengawal HRS hilang.

Penggunaan kekuatan oleh aparat penegak hukum di Indonesia diatur lebih lanjut oleh Peraturan Kapolri tentang Penerapan Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Pelaksanaan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia (No. 8/2009). “Peraturan Polisi tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian (No. 1/2009) menetapkan bahwa penggunaan senjata api hanya diperbolehkan jika sangat diperlukan untuk menyelamatkan nyawa manusia dan penggunaan kekuatan secara umum harus diatur dengan prinsip-prinsip legalitas, kebutuhan, proporsionalitas, kewajaran dan mengutamakan tindakan pencegahan,” pungkas Usman.

Sebelumnya diberitakan hidayatullah.com, Juru Bicara Front Pembela Islam Munarman menilai kasus penembakan terhadap 6 anggota FPI merupakan extra judicial killing (pembunuhan di luar hukum atau penghukuman mati di luar hukum, red). Munarman mengatakan bahwa extra judicial killing seperti kasus penembakan anggota FPI itu tidak boleh dilakukan.

Oleh karena itu, FPI mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) agar turun tangan menangani kasus penembakan anggota FPI tersebut.

“Tidak boleh satu Negara, penjahat sekalipun tidak boleh dilakukan extra judicial seperti ini, kalau begitu tidak perlu pengadilan. Cukup ditembak di tempat. Ini extra judicial killing, pembunuhan di luar pengadilan. Mestinya instrument yang bergerak adalah Komnas HAM, karena ini jelas jelas by intention dan terencana,” ujar Munarman dalam konferensi pers yang disiarkan secara live streaming terkait kasus pembunuhan tersebut, Senin (07/12/2020).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty InternationalFPIHabib Rizieq Shihabpembunuhanpenembakan anggota FPIpolisiUsman Hamid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demonstrasi Anti-UU Keamanan Baru Prancis, Hampir 100 Orang Ditangkap
Tulisan selanjutnya Diterjang Angin, Plat Atap Menara 99 Islamic Center Mataram Berjatuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?