Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Huawei akan Bangun Pabrik Perlengkapan Ponsel 5G di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2020 14:47 2:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2020 14:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perusahaan telekomunikasi asal China Huawei mengatakan akan membuka fasilitas manufaktur di bagian timur Prancis untuk membuat perlengkapan ponsel yang berkaitan dengan teknologi 5G.

Sedikitnya 200 juta euro akan diinvestasikan untuk membuka dan menjalankan pabrik di kota Brumath itu, dan di awal membuka lowongan 300 lowongan kerja. Hal itu dilakukan meskipun ada larangan pemerintah Prancis agar perusahaan-perusahaan tidak menggunakan perangkat buatan Huawei.

Terletak tidak jauh dari perbatasan dengan Jerman, pabrik itu bermaksud memproduksi perlengkapan bernilai 1 miliar euro pertahun untuk pasar Eropa, lansir AFP.

“Dengan didirikannya pabrik ini di persimpangan Eropa, Huawei akan semakin memperkaya kehadirannya yang sudah marak di benua itu dengan 23 pusat riset dan pengembangan, lebih dari 100 rekanan universitas, lebih dari 3.100 pemasok dan jaringan pemasok yang efisien,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Kamis (17/12/2020).

Amerika Serikat memandang jaringan seluler Huawei berisiko dijadikan alat spionase, dan tahun lalu pemerintahan Presiden Donald Trump memasukkan perusahaan itu dalam daftar hitam dengan alasan keamanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun Huawei membantah bahwa Beijing dapat menyusup ke perlengkapan buatannya untuk menyadap lalu lintas data dan suara, semakin banyak negara –termasuk Prancis– yang membatasi atau melarang penggunaan perangkat buatan Huawei dalam jaringan 5G mereka.

Belakangan Huawei juga mendapat tekanan berkaitan dengan teknologi pengenalan wajah buatannya yang dipergunakan untuk memburu kaum minoritas Muslim Uighur dan mengirimkan datanya kepada polisi China. Perusahaan yang didirikan oleh seorang bekas teknisi telekomunikasi militer China itu membantah tuduhan tersebut.

Pekan lalu, bintang sepakbola Antoine Griezmann mengatakan mengakhiri kontraknya dengan Huawei berkaitan dengan isu Uighur.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:5GhuaweiPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doa Tahlil Laskar FPI FPI: Perhatian Internasional Terhadap Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Indonesia Sangat Besar
Tulisan selanjutnya Oksigen Ventilator Pasien Covid-19 Meledak, 9 Orang Meninggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?