Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Ulama Kok Oposan?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Desember 2020 07:58 7:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2020 09:30
Bagikan
Imam Syafi`i pernah difitnah pendengkinya. Kaki beliau dirantai dengan besi dari Yaman hingga Raqqah [Ilustrasi]
Bagikan

Oleh: Zahirul Haq

 

 

Hidayatullah.com | ULAMA selain berkewajiban menyebarkan ilmu yang bermanfaat bersumber dari Allah dan Rasul-Nya kepada masyarakat, juga berkewajiban menjaga moralitas ummat dan umara (penguasa). Amar makruf nahi munkar adalah fungsi utama setiap ulama.

Adalah Sa’id bin Jubair (46-95 H), ulama tabiin murid kesayangan para sahabat Nabi seperti Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Mughaffal, Abdullah bin Umar, Adi bin Hatim, Abu Musa al-Asy’ari, Abu Hurairah, Abu Mas’ud al-Badri, Abdullah bin Zubair RA dan isteri Nabi Aisyah RA dll, ulama generasi awal yang terdidik dalam misykat nubuwah itu. (Lihat Siyar A’lam an-Nubala, vol.4, hlm.322).

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Saat diinterogasi ia sempat dipaksa menjawab soal: Apakah Ali bin Abi Thalib masuk neraka? “JIKA engkau telah masuk ke dalam neraka, maka engkau akan tahu siapa saja yang berada di dalamnya dan pertanyaanmu akan terjawab,” jawaban tegas dan mendalam itu diucapkan Sa’id bin Jubair atas pertanyaan pemimpin lalim Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi.

Ia tak segan menghilangkan nyawa rakyatnya. Termasuk nyawa para ulama. Sedikit saja perbedaan pendapat, akan membuat mereka “diciduk” dan tinggal nama.

Kisah syahidnya Sa’id bin Jubair di tangan pemimpin lalim itu sangat masyhur.

Saat ditangkap di kampungnya dan hendak dibawa ke istana oleh prajurit kerajaan, rombongan ini terpaksa bermalam di sebuah gereja di pinggir hutan. Mereka tak berani melintasi, karena dari hutan itu ada singa yang selalu muncul di malam hari.

Sa’id bin Jubair tidak bersedia masuk ke dalam gereja. Ia memilih menghabiskan malam di luar bangunan. Kaki dan tangannya diikat pada sebuah pohon. Dan benar saja, saat gelap menyelimuti bumi, singa itu muncul mencari mangsa.

Para prajurit sudah menduga Sa’id bin Jubair akan diterkam singa. Alangkah terkejutnya mereka saat mendapati singa itu duduk di dekat sang ulama seakan mendengar dzikir yang sedang dideraskannya.  Demikian Imam Al-Dzahabi menuturkan. (Lihat kitab SiyarA’lam An-Nubala, vol.4, hlm 329).

“Kehebatan” Sa’id bin Jubair menundukkan singa itu membuat para prajurit gentar. Mereka baru menyadari kalau yang ditangkap itu benar-benar orang sholeh. Namun, mereka tak punya kuasa melawan perintah atasan.

Singkat cerita, akhirnya Sa’id bin Jubair dihadapkan pada Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi. Sama dengan kejadian bertemu singa buas di tepi hutan, Sa’id bin Jubair sama sekali tidak menunjukkan ketakutannya.

Ia tak gentar menghadapi cercaan pertanyaan yang diajukan sang penguasa. Ia bahkan masih bisa menjawab dengan jawaban menohok seperti dialog di bawah ini.

“Pilihlah cara matimu, Sa’id!” perintah Hajjaj.

“Terserah engkau, hai Hajjaj! Demi Allah, engkau tidak akan membunuhku melainkan Allah pasti akan membunuhmu dengan cara yang sama di akhirat kelak.”

Setelah berucap syahadat, Sa’id melanjutkan perkataannya, “Ambillah dariku sampai engkau bertemu denganku di Yaumil Hisab kelak.”

Lalu Sa’id bin Jubair mengangkat tangan dan berdoa, “Ya Allah! Janganlah engkau memberinya kesempatan untuk membunuh seorang pun setelah aku.”  (Lihat kitab Siyar A’lam An-Nubala, vol.4, hlm.331-332, Jamaluddin al-Mizzi dalam Tahdzib al-Kamal fi Asma’ al-Rijal, vol.10, hlm.373, al-Asbahani dalam Siyar al-Salaf al-Shalihin, hlm.787).

Benar saja, Allah kabulkan doa itu. Sa’id bin Jubair syahid di bulan Sya’ban tahun 95 H. Tak sampai satu bulan, Hajjaj bin Yusuf meninggal di tahun yang sama. Ia tak sempat membunuh satu orang pun setelah syahidnya Sa’id bin Jubair.

Menjelang kematiannya, Hajjaj bin Yusuf dikejar-kejar mimpi buruk. Dalam mimpinya, ia diqishosh atas setiap nyawa yang dihilangkannya, kecuali Sa’id bin Jubair, ia diqishosh sebanyak 70 kali untuk satu nyawa Sa’id. Dalam tidur, ia sering berteriak-teriak, “Ada apa Sa’id bin Jubair?!” (Ibnu Khalikan dalam Wafayat al-A’yan, vol.2, hlm.374; al-Yafi’i dalam Mir’atul Jinan wa ‘Ibrat al-Yaqzhan, vol.1, hlm.157).

Hasan al-Basri saat mendengar kabar syahidnya Sa’id bin Jubair segera mengangkat tangan dan berdoa, “Ya Allah, binasakanlah orang fasik yang keterlaluan itu. Demi Allah, seandainya semua yang ada di langit dan bumi bekerja sama untuk membunuh Sa’id, pastilah Allah akan melemparkan mereka semua ke dalam Neraka.”

Saya tak ingin mengatakan ulama harus jadi oposan. Tergantung siapa dan bagaimana dulu sifat penguasa saat ia hidup. Namun, seperti dicatat oleh Khalid Muhammad Khalid, 4 orang Khulafa Rasyidin yang saleh dan dijamin masuk surga oleh Rasulullah ﷺ di semua pidato pelantikannya meminta rakyat mengawasi dan meluruskan kebijakannya jika ada yang menyimpang.

Maka apakah ulama saat ini bisa mangkir dari fungsi amar makruf nahi munkar? Wallahu a’lam bil shawab.*

Penulis adalah seorang santri, peminat masalah sosial dan keagamaan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:penguasa zalimulamaulama dan penguasaulama oposan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemukim ‘Israel’ Menyerang Petani Palestina dan Mencabut Pepohonan Zaitun
Tulisan selanjutnya Ketua Salimah: Pendampingan Ibu kepada Anak Sampai Berusia 40 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?