Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aparat Chile Menyesal Kirim Peringatan Tsunami Menyusul Gempa di Antartika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2021 16:34 4:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2021 14:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah. com–Pihak berwenang di Chile mengaku menyesal telah menimbulkan kepanikan warga karena telah mengirimkan pesan peringatan tsunami agar orang-orang menjauh dari pesisir menyusul gempa di Benua Antartika, yang terletak tidak jauh dari wilayahnya.

Dilansir Reuters Ahad (24/1/2021), lewat Twitter Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi pada pukul 20.36 waktu setempat, 216 km arah timur laut pangkalan ilmiah O’Higgins milik Chile, dan meminta mereka yang berada di kawasan pesisir Antartika dievakuasi karena ada bahaya tsunami.

Kementerian juga mengirimkan pesan itu ke ponsel-ponsel warganya di seluruh penjuru negeri, mendesak agar orang-orang menjauh dari pesisir, meskipun kemudian Kementerian mengatakan pesan untuk warga itu salah kirim.

“Kami ingin menenangkan masyarakat, memberitahu mereka bahwa tidak perlu melakukan evakuasi di seluruh negeri, hanya yang berada di pangkalan Antartika saja,” kata Miguel Ortiz dari Kantor Kedaruratan Nasional Kementerian Dalam Negeri dalam konferensi pers.

Dia mengatakan pihaknya menyesal karena telah mengirimkan pesan tersebut ke seluruh warga Chile, yang disebutkanya terjadi karena kesalahan teknis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bisa dibayangkan betapa paniknya warga Chile, negara yang wilayahnya tidak lebar tetapi memanjang di pesisir bagian barat Amerika Selatan hingga ke ujung selatan dekat Antartika.

Mendengar peringatan tsunami itu, kontan penduduk di berbagai kota seperti La Serrna, di utara Santiago, dan Valparaíso, lantas berbondong-bondong meninggalkan daerah tepian laut. Mereka baru berhenti melakukan evakuasi setelah diberitahu bahwa peringatan tsunami itu keliru.

Namun, warga yang khawatir kembali melakukan evakuasi setelah terjadi guncangan gempa kedua berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang daerah perbatasan Chile-Argentina pada pukul 21.07 waktu setempat. Menurut  GFZ German Research Centre for Geosciences episentrumnya ada di kedalaman 133 km dengan jarak 30 km arah timur dari Santiago.

Tidak ada laporan kerusakan akibat kedua gempa tersebut.

Gempa kedua terjadi dekat tambang tembaga milik Coldeco di Andina dan Teniente, serta milik Anglo American PLC di Los Bronces.

Regulator pertambangan Chile Sernageomin mengatakan bahwa pekerja dan operasi pertambangan dan fasilitasnya tidak melaporkan adanya masalah usai terjadi gempa.

Sernageomin mengatakan, memyusul gempa pertama 80 orang dievakuasi dari pangkalan utama Chile di Antartika, yaitu Presidente Eduardo Frei Montalva Base yang berada di Fildes Peninsula sebelah barat King George Island. Sebanyak 55 orang dari tiga pangkalan lain, berikut lima pangkalan asing, juga dievakuasi.

Pihak militer Chile mengatakan tidak ada kerusakan yang dilaporkan terjadi di pangkalan Antartika.

Chile merupakan salah satu negara di dunia yang paling rawan gempa. Di lepas pantai baratnya terdapat lempeng tektonik Nazca yang pergerakannya mendesak lempeng Amerika Selatan sehingga terus menambah ketinggian gugusan pegunungan Andes dari tahun ke tahun.

Pada 2017, satu juta orang di Chile dievakuasi dari rumah mereka setelah terjadi gempa bermagnitudo 8,3.

Gempa terbesar yang pernah tercatat di Chile terjadi pada tahun 1960, ketika guncangan bermagnitudo 9,5 menewaskan lebih dari 5.000.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AntartikaChilegempaTsunami
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya separatisme prancis Majelis Nasional Prancis Bentuk ‘Komisi Khusus untuk Muslim’, Negara Minta Ikut Urusi Masjid
Tulisan selanjutnya Keberkahan Datang Gara-gara Infaq Rp. 20.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?