Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Banyak Kerusuhan, Aksi Protes Jam Malam Covid-19 Belum Surut di Belanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Januari 2021 15:28 3:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Januari 2021 15:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi anti huru-hara di Belanda kembali bentrok dengan demonstran penentang jam malam yang diberlakukan guna meredam penyebaran coronavirus.

Sejak akhir pekan kemarin warga di berbagai kota turun ke jalan menolak pemberlakuan jam malam. Sejauh ini 150 orang sudah diamankan dalam aksi protes yang berlangsung sejak hari Sabtu, lapor media setempat seperti dilansir BBC Selasa (26/1/2021).

Di Rotterdam, polisi melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata, setelah perintah daruurat yang dikeluarkan oleh walikota gagal membubarkan demonstran.

Kerusuhan dimulai akhir pekan lalu ketika sebagian warga menentang pembatasan Covid-19 yang beru diberlakukan.

Perdana Menteri Mark Rutte mengecam aksi tersebut dan menyebutnya sebagai aksi kekerasan kriminal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Senin kekerasan tampak terjadi di beberapa kota di Belanda. Polisi bentrok dengan para demonstran di Amsterdam, Rotterdam, Amersfoort dan Geleen.

Pengunjuk rasa menyalakan api di jalan kota Den Haag, di mana polisi bersepeda berusaha membubarkan sekumpulan kecil pria yang melempar batu dan petasan, lapor jurnalis BBC di sana.

Sejumlah penangkapan dilakukan di Amsterdam setelah ada laporan demonstran melakukan lebih banyak kerusakan.

Di Rotterdam, polisi menggunakan water cannon ketika terjadi bentrokan polisi dengan para pembuat onar, lapor lembaga penyiaran nasional NOS.

Walikota telah menandatangani surat keputusan darurat, memberikan kewenangan luas kepada polisi untuk melakukan penangkapan.

Penggemar klub sepakbola Willem II turun ke jalan di Tilburg dengan alasan untuk “melindungi kota mereka” dari pembuat onar, lapor situs berita lokal Brabants Dagblad.

Kerusuhan yang terjadi pada hari Ahad disebut Kepolisian Belanda sebagai yang terburuk selama 4 dekade terakhir.

Polisi menangkap sekitar 250 orang di berbagai penjuru negeri.

Sebuah pusat pemeriksaan Covid-19 dibakar pada hari Sabtu malam di desa Urk di bagian utara Belanda, kata pihak berwenang setempat.

Polisi menangkap seorang pria berusia 39 tahun di Almere pada hari Sabtu karena mengeluarkan pesan bernada ancaman tentang para jurnalis online, lapor kantor berita ANP.

Walikota sejumlah daerah berjanji akan memberlakukan keadaan darurat jika situasi semakin memburuk.

“Ini tidak dapat dibiarkan. Semua orang normal akan menganggap situasi seperti ini menakutkan,” kata PM Belanda kepada para reporter.

“Apa yang memotivasi orang-orang ini tidak ada kaitannya dengan protes, itu tindakan kekerasan kriminal dan kami akan memperlakukannya demikian,” tegas PM Rutte.

Beberapa hari lalu pemerintah Belanda memberlakukan kebijakan paling keras sejak awal pandemi, termasuk jam malam yang berlaku Mai pukul 21.00 samai 04.30. Jam malam ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Belanda sejak Perang Dunia Kedua.

Siapa saja yang kedapatan melanggar jam malam dikenai denda €95.

Bar dan restoran di negeri kincir angin itu sudah diperintahkan tutup sejak Oktober tahun lalu, sedangkan sekolah dan toko penjual barang non-esensial ditutup sejak bulan lalu.

Penerbangan dari Inggris, Afrika Selatan dan Amerika Selatan dilarang masuk karena khawatir coronavirus varian baru akan masuk ke Belanda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandacoronaviruscovid-19Jam Malamprotes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menyingkap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Penembakan Pengawal HRS
Tulisan selanjutnya Pemikiran dan Perjuangan Mr. Mohammad Roem: Ujung Tombak Diplomasi Perjuangan RI (3)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?