Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Disetujui Gubernur, InsyaAllah Penutupan Lokalisasi Dolly Selangkah Lagi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2014 00:51 12:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2014 04:35
Bagikan
Gang Dolly, lokalisasi maksiat terbesar di Surabaya, saat masih beroperasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Harapan warga kota Surabaya agar bisa menutup lokalisasi maksiat Gang Dolly tinggal selangkah lagi setelah Gubernur Jawa Timur Soekarwo juga menyetujui 100 persen rencana Pemerintah Kota Surabaya atas penutupan tempat tersebut.

“Program untuk penutupan lokalisasi ini sebenarnya untuk seluruh Jatim, tapi terus terang di daerah lain tidak seperti di Dolly,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa lalu.

Penutupan lokalisasi yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara tersebut merupakan wewenang Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim mendukungnya penuh.

“Dijadikan apa nantinya bekas lahan lokalisasi itu terserah Pemkot, semisal untuk Masjid atau apapun,” kata gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo dikutip Antara.

Sementara itu, Pemprov Jatim juga mengaku telah menerima surat resmi dari Pemkot Surabaya berupa surat permohonan bantuan modal untuk Keluarga Rentan Sosial di Dolly sebesar Rp5 juta. Surat bernomor 462.3/1922/436.6.15/2014 tertanggal 2 April 2014 sudah diterima Pemprov dan ditidaklanjuti.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami sudah mengirim jawaban untuk Pemkot melalui surat nomor 460/6987/031/2014 tanggal 10 April lalu namun hingga kini belum ada jawaban,” Kata kepala Biro Kesejateraan Rakyat, Ratnadi Ismaon.

Ia menjelaskan, Pemkot Surabaya mengajukan dana bantuan stimulan tersebut untuk 311 mucikari yang saat ini masih beroperasi di Dolly. Pemprov Jatim melalui suratnya mensyaratkan ke Pemkot Surabaya untuk melakukan verifikasi pendataan.

“Kami harus melakukan verifikasi terlebih dahulu bersama Pemkot agar data benar-benar valid sebelum dana stimulan kita berikan,” kata Bibing, sapaan akrabnya.

Menurut dia, target Pemkot menutup lokalisasi Dolly pada Juni atau sebelum bulan Ramadhan tahun ini layak didukung dan harus terealisasi. Diakuinya, proses awal pendataan tidak semudah membalik telapak tangan.

“Apalagi jumlah mucikari yang terdata saat ini sudah berkembang. Dari jumlah 292 mucikari pada 2011 sekarang menjadi 311. Jadi kami harus ekstra hati-hati juga dalam melakukan verifikasi,” katanya.

Tim verifikasi sendiri sudah terbentuk yakni dari Biro Kesra Pemprov Jatim, Dinas Sosial Pemkot Surabaya, Bagian Kesra Pemkot, kemudian Camat dan Lurah setempat.

Selain bantuan untuk mucikari, dari Kementerian Sosial juga akan ada bantuan modal usaha  untuk para wanita tuna susila sebesar Rp3 juta per orang. Di luar dana bantuan usaha tersebut, lanjut dia, masih ada bantuan lain beruntuk transport dan jatah hidup.

Sudah 22 lokalisasi ditutup

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa ia telah bertemu pihak Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia untuk memastikan bahwa anggaran untuk rehabilitasi Dolly selesai sebelum tempat prostitusi itu ditutup pada bulan Juni.

Sebelumnya, Tri Risma juga telah menutup ada empat lokalisasi di bawah wilayah Pemkot Surabaya. Tempat-tempat itu diantaranya  Sememi, Morokrembangan, Klakahrejo, dan Dupak Bangunsari.

Pihak Pemprov Jatim juga mengklaim telah menutup 22 lokalisasi di seluruh Jawa Timur berhasil. Dari 47 lokalisasi saat ini hanya tersisa 25 tempat yang beroperasi.

Menurut Kepala Biro Kesejateraan Rakyat Setdaprov Jatim Ratnadi Ismaon mengatakan, program penutupan lokalisasi di seluruh Jawa Timur bakal tuntas pada tahun ini. Termasuk salah satu lokalisasi yang cukup fenomenal, yakni Gang Dolly.

“Skema penutupan total lokalisasi di Jatim secara serentak di Jatim harus terlaksana tahun ini. Kami yakin program ini akan berhasil, karena dari 47 lokalisasi di Jatim kini hanya tinggal 25 saja yang belum ditutup,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, skema penutupan itu juga diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur seperti, Madiun, Lumajang, Nganjuk dan Banyuwangi. Bahkan saat ini, Kabupaten Lamongan dan Gresik sudah tidak memiliki lokalisasi.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya pernah menargetkan penutupan lokalisasi di Surabaya, khususnya Dolly dan Jarak, dilakukan sebelum bulan Ramadhan 2014 ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gang dollySurabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memburu Sumber Energi Utama Umat (1)
Tulisan selanjutnya MUI Siap Menarik Diri dalam Urusan Sertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?