Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guinea Umumkan Wabah Ebola

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2021 09:20 9:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2021 09:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Guinea mengumumkan wabah baru Ebola hari Ahad (14/2/2021) ketika hasil tes menunjukkan positif, setelah tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya jatuh sakit di bagian tenggara negara itu. Kasus ini merupakan kemunculan kembali yang pertama sejak Ebola mewabah di sejumlah negara tahun 2013-2016.

Para pasien mengalami diare, muntah-muntah dan pendarahan setelah menghadiri upacara pemakaman di sub-prefektur Goueke. Mereka yang masih hidup diisolasi di beberapa pusat perawatan, kata Kementerian Kesehatan Guinea.

“Menghadapi situasi ini dan sejalan dengan regulasi kesehatan internasional, pemerintah Guinea mengumumkan epidemi Ebola,” kata Kemenkes dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters.

Orang yang dimakamkan di Goueke pada 1 Februari tersebut adalah seorang perawat di sebuah puskesmas setempat dan meninggal dunia setelah dipindahkan ke Nzerekore, sebuah kota dekat perbatasan dengan Liberia dan Pantai Gading.

Wabah Ebola tahun 2013-2016 di Afrika Barat bermula di Nzerekore –kota perlintasan yang sibuk— dan menewaskan sedikitnya 11.300 orang, kebanyakan di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wabah Ebola kali ini menambah beban Guinea yang sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang telah menginfeksi setidaknya 14.895 orang dengan 84 kematian.

Virus Ebola menyebabkan orang mengalami muntah dan diare parah dan penularan terjadi melalui kontak dengan cairan yang berasal dari tubuh penderitanya. Tingkat kematian Ebola jauh lebih tinggi dibandingkan Covid-19. Berbeda dengan coronavirus, bibit penyakit Ebola ini tidak ditularkan oleh orang pengidap virus yang asimptomatik.

Kemenkes mengatakan bahwa petugas kesehatan akan berusaha melacak dan mengisolasi orang yang pernah kontak dengan penderita Ebola dan akan membuka sebuah pusat perawatan Ebola di Goueke, yang jaraknya kurang dari 1 jam berkendaraan mobil dari Nzerekore.

Kemenkes juga mengatakan bahwa pihak berwenang sudah meminta vaksin Ebola kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Vaksin baru yang dikembangkan beberapa tahun belakangan mampu menambah tingkat peluang hidup.

Vaksin terbaru dan peningkatan pengobatan berhasil meredam wabah terbesar kedua Ebola yang dinyatakan berakhir di Republik Demokratik Kongo pada Juni 2020 setelah selama hampir dua tahun menewaskan lebih dari 2.200 orang.

Malangnya, hari Ahad RD Kongo melaporkan penemuan kasus keempat Ebola Provinsi Kivu Utara, di mana kemunculan kembali virus itu diumukan pada 7 Februari 2021.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EbolaGuineaviruswabah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Fadjroel Rachman di GAR ITB yang Melaporkan Din Syamsuddin
Tulisan selanjutnya Sudah Saatnyakah Ulama Menyeru Jihad?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?