Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Afghanistan Memperingatkan AS agar Tidak Menghentikan Kesepakatan Damai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Februari 2021 14:17 2:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Februari 2021 14:17
Bagikan
Perundingan damai intra-afghanistan taliban as
Amerika Serikat dan Taliban di Doha hari Sabtu (29/2/2020) menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Afghanistan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan pemimpin Mujahidin Afghanistan Gulbuddin Hekmatyar pada Ahad (14/02/2021) mengecam AS, menganggapnya hendak keluar dari kesepakatan damai Doha dengan Taliban, lapor Anadolu Agency. Berbicara dalam pertemuan di markas partainya di ibu kota Kabul untuk menandai peringatan 32 tahun penarikan Soviet dari Afghanistan, dia memperingatkan Presiden AS Joe Biden agar tidak mundur dari perjanjian Februari 2020 yang ditandatangani oleh pendahulunya Donald Trump.

“Biden tidak bisa mendapatkan keuntungan dari kelanjutan perang di Afghanistan, dia juga tidak bisa memaksa Taliban dengan melanggar kesepakatan damai,” kata Hekmatyar, ketua partai Hezb-e-Islami. Dia memimpin pejuang mujahidin dalam perang melawan pendudukan Soviet di Afghanistan pada 1980-an. Dia juga menjabat sebagai perdana menteri pada tahun 1990-an.

Baca: Qatar Kembali Menjadi Tuan Rumah Putaran Berikutnya dari Pembicaraan Pemerintah Afghanistan-Taliban

Mantan presiden AS telah secara tajam mengurangi jumlah pasukan AS di Afghanistan, tetapi pemerintahan baru mengatakan pihaknya berencana untuk meninjau kesepakatan tersebut dengan alasan peningkatan kekerasan. Perjanjian tersebut meminta semua pasukan internasional untuk menarik diri sebagai imbalan atas jaminan keamanan oleh Taliban.

Pejabat pemerintah, jurnalis, serta aktivis masyarakat sipil terus menjadi sasaran di Afghanistan. Sebagian besar serangan tetap tidak diklaim tetapi pemerintah menyalahkan Taliban. Negosiasi intra-Afghanistan untuk menyusun peta jalan bagi Afghanistan pasca perang juga tetap terhenti.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Pemerintah Afghanistan dan Taliban Umumkan Kesepakatan Terobosan dalam Pembicaraan Damai

 

Pemimpin veteran, yang menandatangani kesepakatan damai dengan Presiden Ashraf Ghani pada 2016, mengatakan pemerintah belum memenuhi janjinya seperti pembebasan afiliasi partai dan memasukkan mereka ke dalam pemerintahan.  Dia memperingatkan akan mengelilingi istana presiden jika tuntutannya tidak dipenuhi, menambahkan bahwa beberapa elemen di pemerintah sangat ingin menyabotase kesepakatan perdamaian AS-Taliban.

Sementara itu, pemberontak telah memperingatkan NATO agar tidak memperpanjang masa tinggal mereka di Afghanistan. “Pesan kami untuk pertemuan tingkat menteri NATO yang akan datang adalah bahwa kelanjutan pendudukan dan perang bukanlah kepentingan siapa pun,” kelompok itu mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (13/02/2021).

Pada 4 Februari, sekretaris jenderal NATO mengatakan bahwa kehadiran aliansi di Afghanistan adalah keputusan yang harus dibuat dengan konsensus.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerika SerikatDohaKesepakatan DamaiTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Protes Kenaikan Harga Roti Eks Wapres Sudan Ditangkap
Tulisan selanjutnya Perempuan Hamil Belum Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?