Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Kenaikan Harga Roti Eks Wapres Sudan Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2021 14:15 2:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2021 14:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hassabo Mohamed Abdel Rahman, yang pernah menjabat wakil presiden Sudan semasa pemerintahan Omar al-Bashir, telah ditangkap dengan tuduhan menggerakkan aksi protes menentang kenaikan harga roti, makanan utama negeri itu, yang berlangsung selama berpekan-pekan.

Sejumlah pejabat tinggi era Omar al-Bashir lainnya juga ditangkap,lansir BBC Ahad (14/2/2021).

Sekitar 300 orang ditangkap awal pekan lalu saat terjadi aksi protes di berbagai daerah di Sudan. Status darurat diberlakukan di empat provinsi.

Selama berbulan-bulan rakyat Sudan mengalami kelangkaan roti, bahan bakar dan listrik, sementara pemerintahan transisi pimpinan sipil yang dibentuk menyusul kudeta militer yang menggulingkan kekuasaan Omar al-Bashir berjibaku mengatasi perekonomian negara yang terus memburuk.

Bashir, eks tentara yang naik ke puncak kekuasaan lewat kudeta pada 1989, mengakhiri kekuasaannya setelah militer mengkudetanya pada April 2019 setelah terjadi unjuk rasa besar selama berbulan-bulan yang dipicu kenaikan harga roti dan BBM.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa tahun terakhir pemerintahan Bashir, Sudan mengalami kesulitan ekonomi akibat berbagai sanksi internasional yang dijatuhkan atas negaranya berkaitan dengan pembunuhan massal di Darfur dan keputusan Amerika Serikat yang memasukkannya dalam datar negara penyokong terorisme pada 1993. Akibat sanksi-sanksi tersebut Sudan kesulitan berniaga dengan negara-negara lain. Pundi-pundi pemeritah semakin menipis setelah Sudan Selatan melepaskan diri dari pemerintah Khartoum, pasalnya minyak yang menjadi sumber utama devisa Sudan sumbernya berada di bagian selatan, yang menjadi negara merdeka pada 9 Juli 2011 dengan ibu kota Juba. Tidak ada dolar yang masuk ke kas negara, mengakibatkan pemerintah Khartoum kesulitan memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Sebagai imbal balik normalisasi hubungan Sudan dengan Israel, pemerintahan Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump menghapus Sudan dari daftar negara teroris yang disusun Washington pada bulan Desember 2020. Keputusan itu diharapkan akan mengangkat beban ekonomi Sudan, sebab Khartoum akan bisa memperoleh utang dan bantuan dari berbagai institusi dan masyarakat internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hassabo Mohamed Abdel RahmanOmar al-BashirSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Protes Bergejolak di Paris atas Rancangan Undang-Undang Anti-Muslim
Tulisan selanjutnya Perundingan damai intra-afghanistan taliban as Pemimpin Afghanistan Memperingatkan AS agar Tidak Menghentikan Kesepakatan Damai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Berita
19 Oktober 2026 12:54
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?