Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasca Normalisasi dengan Negara-negara Arab, ‘Israel’ Bentuk Komunitas Yahudi Teluk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Februari 2021 11:03 11:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Februari 2021 11:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Luar Negeri ‘Israel’ pada hari Senin (15/02/2021) mengumumkan peluncuran sebuah asosiasi yang menyatukan komunitas Yahudi di negara-negara Teluk Arab, Anadolu Agency melaporkan.

Inisiatif  “Israel speaks Arabic”, yang diluncurkan oleh kementerian Zionis, menggambarkan asosiasi baru itu sebagai “yang pertama dari jenisnya” dan mencakup semua “enam negara Teluk”, yang berarti Arab Saudi, Bahrain, Oman, Uni Emirat Arab (UEA) , Kuwait, dan Qatar.

Asosiasi baru Komunitas Yahudi Teluk (AGJC) mengatakan dalam tweet pertamanya bahwa mereka “berkomitmen untuk pertumbuhan dan perkembangan kehidupan Yahudi di Negara-negara Teluk”, menyerukan kepada para pengikutnya untuk “nantikan pembaruan menarik kami!”

Pada hari Senin, Perusahaan Penyiaran Publik ‘Israel’ (IPBC) mengatakan kelompok itu akan berusaha untuk “memberikan layanan keagamaan kepada orang Yahudi yang melakukan perjalanan ke negara-negara Teluk baik untuk tempat tinggal atau pariwisata”.

Menurut IPBC, asosiasi tersebut akan dipimpin oleh Abraham Nono, yang juga ketua komunitas Yahudi di Bahrain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara kepada IPBC, Nono mengatakan tujuan kelompok itu adalah “untuk menyatukan sumber daya komunitas, seperti makanan halal – makanan yang sesuai dengan ajaran agama Yahudi – bantuan agama, dan penguburan”, dan membuatnya “tersedia untuk semua Yahudi di Teluk”.

Tidak ada angka akurat tentang jumlah orang Yahudi yang tinggal di negara-negara Teluk.

Namun, ‘Israel’ baru-baru ini mengatakan bahwa sekitar 130.000 orang ‘Israel’ telah mengunjungi UEA sejak perjanjian normalisasi ditandatangani antara Abu Dhabi dan Tel Aviv September tahun lalu.

Pada tahun 2020, UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko mengumumkan perjanjian normalisasi yang kontroversial dengan ‘Israel’, menyusul langkah-langkah beberapa dekade lalu oleh Mesir dan Yordania, yang masing-masing menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Zionis pada tahun 1979 dan 1994.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelKomunitas Yahudi Teluknormalisasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Official Store Wakaf Uang Melalui Baitul Wakaf
Tulisan selanjutnya Hindari Saling Lapor, Kapolri Janji Lebih Selektif Gunakan UU ITE

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Naim Qassem Sekjen Hizbullah
Berita

Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah

Berita
4 Agustus 2026 19:10
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda

Terbaru

  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?