Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Reaktor Nuklir Tertua Prancis Diperbolehkan Beroperasi Hingga 10 Tahun Kedepan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Februari 2021 09:26 9:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Februari 2021 09:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah reaktor nuklir tertua di Prancis diberi perpanjangan usia 10 tahun oleh Otoritas Keselamatan Nuklir Prancis (ASN).

Operator penyedia layanan listrik EDF bertanggung jawab meningkatkan keamanan dan keselamatan pembangkit listrik tenaga nuklir Bugey (Ain), Blayais (Gironde), Chinon (Indre-et-Loire), Cruas (Ardèche), Dampierre (Loiret), Gravelines (Nord), Saint-Laurent (Loir-et-Cher) and Tricastin (Drôme), yang memasok listrik berkekuatan 900 MWe, yang awalnya dirancang untuk beroperasi selama 40 tahun dan kini diperpanjang menjadi 50 tahun.

Reaktor-reaktor nuklir tersebut merupakan yang tertua di Prancis, pertama kali dioperasikan pada awal 1980-an.

Persetujuan perpanjangan itu diberikan dengan sejumlah syarat, termasuk sejumlah penguatan guna memastikan radioaktif tidak bocor apabila terjadi kecelakaan.

“Tujuan pertama adalah membatasi dampak kecelakaan, termasuk yang serius seperti kebocoran inti reaktor,” kata Julien Collet, wakil direktur umum ASN seperti dilansir RFI Kamis (25/2/2021).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penguatan dilakukan juga untuk melindungi pembangkit nuklir apabila terjadi gempa, banjir dan panas ekstrem, serta kebakaran internal.

Menyusul kampanye kelompok-kelompok peduli lingkungan agar reaktor-reaktor nuklir tua dimatikan, Prancis tahun lalu menutup PLTN tertua  Fessenheim.

Akan tetapi evakuasi sampah nuklir rawan meledak masih akan berlangsung sampai musim panas 2023, sedangkan penghancuran sepenuhnya PLTN itu belum akan tuntas sampai 2040.

Prancis memenuhi hampir 70 persen kebutuhan listriknya dari nuklir, yang terbesar di dunia. Negara itu berharap bisa mengurangi angka itu menjadi 50 persen pada 2035 dengan memberikan lebih banyak ruang bagi energi terbarukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PLTNPrancisReaktor Nuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lelang Keperawanan, Apa Hukumnya?
Tulisan selanjutnya Serangan AS Atas Militan Suriah Dukungan Iran Merupakan Peringatan Bagi Teheran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?