Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Studi Orientalisme: Ketidakridhoan Berujung Imperialisme Modern

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Maret 2021 10:42 10:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Maret 2021 10:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Direktur At-Taubah Institute, Nashrudin Syarif menjelaskan sebab orientalis dari Barat sering mengkaji budaya timur terutama Islam karena ketidakridhoan mereka terhadapnya. Hal tersebut ia sampaikan pada perkuliahan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung pada Kamis (18/03/21) lalu dengan tema bertajuk “Konsep Wahyu dan Kenabian.”

“Orientalis ingin kita seperti mereka dan ini sudah disinggung oleh Allah dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 120. Orang-orang Barat menguliti Islam dan mereka mayoritas Yahudi dan Kristen. Mereka itu tidak akan ridho kepada kita umat Islam, sampai kita mengikuti mereka, mengikuti millah mereka,” paparnya.

Oleh sebabnya, Direktur Tsaqifa Publishing itu menjelaskan pengkajian budaya timur itu didorong oleh millah mereka dan berkaitan dengan jiwa imperialisme yang tertanam pada diri kaum orientalis tersebut. “Millah itu agama, keyakinan, millah itu worldview, paradigma, filsafat mereka. Mengapa mereka ingin kita mengikuti mereka, karena jiwa kolonialisme, jiwa imperialisme yang tertanam dalam hati mereka dan itu sampai dimasukkan dalam ranah ilmu,” imbuh Nashruddin.

Ranah ilmu yang dimaksud adalah orientalisme yang sangat berkembang di Barat hingga dibiayai oleh negara-negara imperialis untuk mendapatkan data tentang Islam. “Orientalisme adalah disiplin ilmu yang ada di Barat. Bisa berupa pusat studi, jurusan, kejuruan khusus ilmu-ilmu tentang Timur. Tentu yang dimaksudkan dalam orientalisme itu 90% tentang Islam dan sasaran utama Orientalisme itu adalah Islam. Jadi pengkajian tentang Timur itu dibiayai oleh negara kolonial. Inggris, Prancis, Amerika. Mereka membiayai penelitian itu, karena mereka membutuhkan data. Data itu harus dikumpulkan melalui para peneliti, maka negara-negara itu butuh data negara-negara Islam. Data yang dihasilkan oleh orientalis tersebut dijadikan masukan untuk negara imperialis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nashrudin mengemukakan bagaimana contoh kasus yang terjadi di Indonesia oleh Snouck Hurgronje. “Dan itu contoh sederhananya adalah Snouck Hurgronje di Indonesia, faktanya adalah Snouck belajar di Makkah kemudian di Aceh dan hasil penelitiannya untuk Belanda. Belanda memanfaatkan penelitian Hurgronje, buku-bukunya banyak ditulis di Nederlands Islamic Studies dibiayai Kementerian Luar Negeri Belanda untuk studi Islam dengan tujuan menancapkan imperialisme di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Rifki Azkia seorang peserta kuliah juga memberikan komentarnya mengenai bahaya orientalisme yang dilakukan oleh Barat. ”Tentunya studi orientalisme di Barat itu keliru, soalnya mereka mengabaikan nash-nash qathi’yyah. Al-Attas berkata itu identik dengan materialisme dan rasionalisme sehingga jika diterapkan pada Islam tidak relevan. Hirarki sumber ilmu dalam filsafat ilmu Islam itu wahyu yang nomor satu bukan rasio. Mengingat bahayanya studi Barat terhadap agama Islam, tentunya hal ini perlu disosialisasikan kepada umat Muslim secara keseluruhan,” pungkas Rifki.*/ Aditya Muhammad Reza

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:orientalismestudi orientalisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perundingan damai intra-afghanistan taliban as PBB: Perundingan Damai Intra-Afghanistan di Turki adalah Peluang Penting
Tulisan selanjutnya Generasi Muda Diajak Pelajari dan Terapkan Konsep Ekonomi-Keuangan Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?