Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Univ of Southern California Tutup 710 Kasus Kejahatan Seksual di Kampus Dengan Uang $852 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2021 10:55 10:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2021 10:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—University of Southern California mencapai kesepakatan kompensasi $852 juta dengan lebih dari 700 wanita, yang menuduh seorang ginekolog mencabuli mereka sebagai pasien dan sekolah ternama itu berusaha menutupinya, kata kedua belah nb pihak hati Kamis (25/3/2021).

Dilansir Reuters, firma hukum yang mewakili banyak korban mengatakan jumlah uang kompensasi yang disetujui USC itu merupakan yang terbesar dalam sejarah AS yang pernah disepakati dengan pihak perguruan tinggi dalam kasus kejahatan seksual.

Kasus ini dibawa ke ranah hukum oleh 710 wanita ke pengadilan negara bagian California. Mereka menuding George Tyndall, yang berpraktik di USC selama puluhan tahun, mencabuli mereka sebagai pasien. Para korban juga menuding universitas swasta ternama itu sengaja diam-diam mempensiunkan Tyndall pada tahun 2016 tanpa melaporkannya ke dewan pengawas medis California.

Tyndall, yang membantah melakukan kesalahan, kemudian dicabut izin praktik dokternya dan didakwa dengan tuduhan melakukan serangan seksual terhadap banyak pasiennya dengan alasan pemeriksaan medis. Di pengadilan dia menyatakan tidak bersalah.

Para korban menuding pihak USC mengetahui kebejatan Tyndall tetapi tidak berbuat apa-apa sehingga dokter itu selama bertahun-tahun leluasa mencabuli mahasiswi yang menjadi pasiennya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

USC Board of Trustees meratifikasi kesepakatan penyelesaian kasus itu hari Kamis, dengan bantuan pihak mediator privat dan seorang hakim Los Angeles County Superior Court.

Kesepakatan hari Kamis ini terpisah dari kesepakatan tahun 2018 sebesar $215 juta yang dibuat untuk menyelesaikan kasus serupa Tyndall di pengadilan federal.

Pengacara para korban mengatakan pembayaran kompensasi ke masing-masing korban besarannya berkisar ratusan ribu hingga jutaan dolar.

Meluasnya pemberitaan kasus Tyndall Ini memaksa C.L. Max Nikias meletakkan jabatannya sebagai rektor USC pada tahun 2018.

Kasus itu bahkan mengundang komentar “keprihatinan” dari pemerintah China karena kabarnya cukup banyak mahasiswi asal China yang menjadi korban.

Ini bukan kasus seksual di lingkungan perguruan tinggi AS dengan korban ratusan orang dengan pelaku tunggal. Tak kalah menghebohkan adalah kasus yang terjadi di Michigan State University, di mana Larry Nassar, salah satu dokter di universitas itu yang juga anggota tim medis USA Gymnastics, divonis bersalah pada 2018 dan dihukum hingga 300 tahun penjara setelah lebih dari 350 perempuan bersaksi menjadi korban kejahatan seksualnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:George TyndallKejahatan SeksualUniversity of Southern CaliforniaUSC
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesantren Bangsa Muhaimin Iskandar: Pesantren Berperan Bagi Pembangunan Bangsa
Tulisan selanjutnya ‘Six Days in Fallujah’ Mengungkap Masalah Islamofobia Industri Game ‘Six Days in Fallujah’ Mengungkap Masalah Islamofobia Industri Game

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?