Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Vaksin Covid-19 Merah Putih Siap Digunakan Tahun 2022

Bambang S
Terakhir diupdate: 20 April 2021 13:11 1:11 pm
Bambang S
Dipublikasikan 20 April 2021 13:11
Bagikan
Bahan baku vaksin sinovac
Bagikan

Hidayatullah.com — Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Mohammad Nasih yakin vaksin Covid-19 Merah Putih yang mereka kembangkan siap digunakan pada tahun 2022.

“Perihal kapan waktu vaksin bisa digunakan, diprediksi sekitar 10 hingga 11 bulan lagi atau tahun depan siap digunakan. Mengingat tahap praklinis bukanlah tahap yang sederhana dan sebentar,” ujar Prof Mohammad Nasih, Senin (19/04/2021).

Nasih mengatakan panjangnya proses pembuatan vaksin tersebut, agar nantinya bisa benar-benar maksimal.

”Dari semua proses ini, yang terpenting Unair tidak akan terlalu jauh ikut dalam proses produksi massalnya. Posisi Unair berada dalam proses penyiapan dan semua dilakukan dengan benar dan mendapatkan rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),”ujarnya.

“Mohon doanya, semua harap bersabar dan semoga vaksin Merah Putih bisa segera dimanfaatkan oleh semua kalangan,”sambungnya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sementara itu, dalam kesempatan sama, Koordinator Produk Riset Covid-19 Prof Dr Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengatakan bahwa perjalanan riset vaksin Merah Putih Unair merupakan perjalanan panjang dengan melibatkan tim besar.

Perjalanan panjang dimulai dari pengumpulan kandidat vaksin yang setidaknya ada delapan platform. Sampai akhirnya mengambil tiga platform, yakni classical, nextgeneration, inactivated virus.

“Semuanya intinya untuk mendapatkan bagian protein dari virus yang merupakan bagian antigen dan disuntikkan untuk tubuh kita mendapatkan antibodi,” tuturnya.

Dia menerangkan tahapan panjang dari laboratorium, uji praklinik ini juga membutuhkan waktu yang panjang dan masuk dalam ranah industri. ”Semua tahapan itu kita lalui dengan arahan dari BPOM dan Kementerian Kesehatan. Ini tahapan yang sudah kita lalui dalam setahun ini. Mudah-mudahan semua proses bisa berjalan dengan baik,”bebernya.

Perihal efektivitas vaksin terhadap variasi baru Covid-19, Dia menegaskan bahwa desain vaksin sudah disiapkan untuk mengantisipasi varian baru yang muncul dari berbagai negara.

“Munculnya varian baru di tempat lain sudah diantisipasi oleh tim peneliti. Strain kita sudah siapkan agar efikasi vaksin tinggi dan bisa mengantisipasi varian baru. Mohon doanya semoga praklinik memberikan hasil yang bagus,” tandasnya.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Pengawas Obat dan MakananMerah PutihProf Mohammad Nasihuniversitas airlanggavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uighur Xinjiang Ramadhan Warga Uighur Xinjiang Berpuasa Ramadhan di Tengah Ketakutan dan ‘Pelonggaran Pembatasan’
Tulisan selanjutnya penyuap kasus korupsi bansos ICW: Tuntutan Jaksa Terhadap Penyuap dalam Kasus Korupsi Bansos Tidak Maksimal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?