Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Mulai Penarikan Tentara dari Afghanistan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 April 2021 23:36 11:36 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 April 2021 23:36
Bagikan
taliban
Tentara Amerika Serikat di Afghanistan.
Bagikan

Hidayatullah.com — Militer Amerika Serikat (AS) telah memulai penarikan tentara dari Afghanistan setelah 20 tahun perang sejak invasinya ke negara tersebut, menurut beberapa pejabat militer Amerika.

Dilansir CNN pada Kamis, puluhan tentara Amerika, beserta peralatan militer, ditarik dari Afghanistan sebagai bagian dari rencana Presiden AS Joe Biden mundur dari Afghanistan sebelum 1 Mei.

Para kontraktor keamanan swasta dan pekerja pemerintah AS juga dalam proses meninggalkan negara itu, ungkap para pejabat kepada jaringan berita asal Amerika.

CNN melaporkan pekan lalu bahwa peralatan militer telah diterbangkan ke luar negeri dalam beberapa hari terakhir.

Rencana penarikan pasukan AS dari Afghanistan akan selesai pada 11 September, yang   peringatanke-20 serangan 9/11 di New York dan Washington yang digunakan oleh pemerintahan Bush saat itu sebagai dalih untuk menginvasi Afghanistan. Washington kemudian mengakui bahwa Afghanistan tidak terlibat dalam insiden tersebut. Washington kemudian juga mengatakan bahwa 15 dari 19 teroris yang melancarkan serangan itu adalah warga negara Saudi, tidak ada orang Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika menginvasi Afghanistan pada Oktober 2001 dengan dalih perang melawan teror, yang kemudian diperluas ke wilayah perbatasan Pakistan.

Washington telah menghabiskan lebih dari satu triliun dolar untuk berperang di negara miskin itu, yang telah menyebabkan ribuan warga sipil Afghanistan dan tentara Amerika tewas.

Amerika pada awalnya mengerahkan ratusan ribu tentara ke Afghanistan dan saat ini masih ada sekitar 2.500 tentara yang diakui secara resmi. Tetapi Washington juga memiliki beberapa ratus pasukan operasi khusus tambahan yang tidak diakui. Presiden Biden telah memerintahkan mereka semua untuk meninggalkan Afghanistan.

Pekan lalu, militer Amerika mengumumkan akan mengirim sejumlah pembom jarak jauh B-52 dan pasukan tambahan ke Afghanistan dan meningkatkan kehadirannya di kawasan Timur Tengah.

Jenderal Austin Scott Miller, komandan pasukan AS Afghanistan dan Misi Dukungan NATO, mengatakan pada hari Minggu beberapa pasukan sedang dipindahkan di dalam negara itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

“Semua pasukan kami sekarang bersiap untuk mundur. Secara resmi tanggal pemberitahuan akan menjadi yang awal Mei, tetapi pada saat yang sama ketika kami mulai mengambil tindakan lokal kami telah memulainya,” kata Miller kepada wartawan ketika ditanya pada konferensi pers di Kabul apakah penarikan tentara Amerika telah dimulai.

Pentagon mengatakan pihaknya prihatin dengan personel yang diserang dari Taliban saat mereka pergi, jadi tidak jelas apakah pihaknya akan mengungkapkan semua detail proses keberangkatan.

Pentagon juga telah mengumumkan untuk mengirim 650 pasukan darat lainnya, terutama Army Rangers, ke Afghanistan dalam beberapa hari mendatang sebagai pasukan pelindung untuk melindungi penarikan, terutama dari daerah-daerah terpencil.

Amerika juga mengerahkan artileri Angkatan Darat tambahan dan sistem roket untuk perlindungan kekuatan, menurut Pentagon.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:invasi Amerika Serikat di Afghanistanpenarikan pasukan AS dari AfghanistanPresiden ASPresiden Joe Biden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Bersalah
Tulisan selanjutnya Helikopter Nasa di Mars Orang Palestina di Balik Proyek Mars NASA: Pulang Lebih Sulit daripada Terbangkan Helikopter di Mars

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?