Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Lebaran, Awas Kolesterol Tak Terkontrol

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Mei 2021 11:33 11:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Mei 2021 11:29
Bagikan
Bagikan

Oleh: Joko Rinanto

Hidayatullah.com | SETELAH puasa sebulan, memasuki Lebaran ada sebagian di antara kita yang makan dan minum tak terkontrol. Seperti ajang “balas dendam”. Akibatnya, muncul gejala penyakit yang sebelumnya reda atau bahkan tidak ada, seperti pundak dan leher kaku, sakit kepala, dan angka kolesterol total melonjak.

Hidangan Lebaran memang seringkali menggiurkan. Jika tak habis, biasanya dipanaskan hingga berhari-hari. Apalagi banyak hidangan yang komposisinya hampir sama, yaitu mengandung minyak sawit dan santan.

Sebenarnya santan dan minyak bukan akar masalah, tetapi ketidakseimbangannya-lah yang dapat mencetuskan masalah. Makan berlebihan adalah salah satu faktor yang menyebabkan tidak seimbang.

Faktor lainnya adalah makanan yang tidak thayyib (baik). Padahal Allah SWT telah tegas mengingatkan:

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental
وَكُلُوۡا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ حَلٰلًا طَيِّبًا‌ ۖ وَّ اتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِىۡۤ اَنۡـتُمۡ بِهٖ مُؤۡمِنُوۡنَ

“Dan makanlah makanan yang halal lagi thayyib dari apa yang telah dirizqikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya.” (al-Ma’idah [5]: 88).

Bisa jadi suatu hidangan tergolong halal, tapi tidak thayyib bagi orang yang memiliki mizaj (condong) kepada penyakit tertentu. Misalnya, susu, mentimun, dan santan lebih mudah memicu/memperparah penyakit yang dingin-lembab pada orang yang mizaj-nya balghamiyah (plegmatis) dengan ciri-ciri mudah mengantuk, obesitas, banyak dahak, penderita hidrosefalus, vitiligo, dan sebagainya.

Bagaimana dengan kolesterol? Ini merupakan hasil pencernaan glukosa, asam lemak, dan beberapa jenis asam amino yang kemudian menghasilkan senyawa bernama asetil coenzim A.

Kolesterol merupakan bagian sangat penting pada manusia. Hal ini diperlukan untuk membentuk selaput dinding sel. Kelenjar gonad menggunakan kolesterol sebagai bahan baku hormon steroid sex. Vitamin D yang dibentuk tubuh juga berawal dari kolesterol. Paru-paru yang berfungsi sehat perlu surfaktan yang bahan bakunya berasal dari kolesterol. Aktivitas antioksidan kolesterol juga berperan mencegah beberapa jenis kanker.

Jika fungsinya sedemikian penting, mengapa senyawa alami ini dianggap sebagai ancaman kesehatan?

Kolesterol tidak larut dalam darah. Bersama lemak lainnya harus berikatan dengan protein yang larut dalam air agar bisa terlarut dalam darah. Maka ada yang disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein).

LDL menyalurkan kolesterol ke bagian sel yang membutuhkan, sedangkan HDL mengangkut kolesterol yang tak terpakai atau rusak dari berbagai lokasi untuk dibawa ke hati agar bisa didaur ulang.

Partikel LDL besar sebenarnya dianggap tidak menimbulkan masalah klinis. Hanya partikel LDL kecil, padat, plus teroksidasi yang sebenarnya dianggap menjadi biang keladi penimbunan plak pemicu peradangan di pembuluh darah.

Angka kolesterol normal bukan berarti tanpa masalah. Yang tinggi pun belum tentu bermasalah. Mengapa? Saat ini telah diketahui ada senyawa yang disebut Apolipoprotein B (Apo B), yaitu protein yang terdapat pada pertikel lipoprotein dan bisa meningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Menurut jurnal Apolipoproteins Versus Lipids As Indices of Coronary Risk and As Targets for Statin Treatment, pemeriksaan Apo B lebih unggul dibandingkan pemeriksaan kadar kolesterol total ataupun kolesterol LDL untuk memprediksi risiko penyakit vascular. Jadi sebenarnya kolesterol baru akan menjadi “masalah” ketika ada beberapa faktor yang mendukung ketidaknormalan, seperti proses oksidasi, inflamasi, Apo-B yang di atas normal, dan sebagainya.

Menurut hasil penelitian, lemak dalam cairan tubuh dianggap sebagai humor dam (darah). Ibnu Sina menyebutnya “Dasimah ad-dam.” Humor darah yang baik akan menutrisi tubuh dan yang tidak baik akan menimbulkan penyakit.

Faktor kesalahan (su’ al-mizaj) sistem pencernaan di lambung dan hati akan menghasilkan humor darah yang tidak baik, walau kualitas asal bahan nutrisi yang dimakan adalah baik. Maka dalam Islam banyak ayat dan Hadits yang menyatakan buruknya makan berlebihan dan tak menghiraukan kapasitas saluran cerna.*

Praktisi thibbun-nabawi. (Majalah Suara Hidayatullah edisi Juni 2018).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kolesterolLebaranRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya senjata israel Serikat Pekerja Pelabuhan Italia Menolak Memuat Kiriman Senjata Tujuan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Negara Islam Anggota OKI Adakan Pertemuan Darurat setelah Meningkatnya Bombardir ‘Israel’ atas Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?