Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Janda Muslimah Bosnia Ini Berjuang Pindahkan Gereja dari Tanahnya Selama 20 tahun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Juni 2021 14:26 2:26 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Juni 2021 13:24
Bagikan
janda muslimah bosnia
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah bertahun-tahun mengalami perlawanan dan intimidasi birokrasi, seorang janda Muslimah Bosnia hampir mengakhiri perjuangan hukumnya. Muslimah itu mendesak pihak berwenang untuk memindahkan gereja Ortodoks Serbia dari tanahnya.

Janda Muslimah Bosnia itu bernama Fata Orlovic. Ia terusir dari tempat tinggalnya di desa Konjevic Polje, 20 kilometer sebelah timur Srebrenica di mana pasukan Serbia Bosnia membantai ribuan Muslim Bosnia pada awal 1990-an. Selama perang tersebut, suaminya juga dibunuh.

Ketika Orlovic memutuskan untuk kembali ke desanya pada tahun 2000-an, dia menemukan gereja telah dibangun di atas tanahnya. Sejak itu, dia terlibat dalam pertempuran hukum dengan pihak berwenang Serbia untuk memindahkannya.

Berulang kali gugatan yang dia ajukan untuk pemindahan gereja diabaikan selama bertahun-tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada tahun 2000, Orlovic melayangkan proses hukum terhadap Republika Srpska, yang menjalankan bagian Serbia di Bosnia.

Setelah perjuangan hukum selama 20 tahun, Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa di Strasbourg akhirnya memenangkan gugatan Fata.

Pada 6 Juni lalu, buldoser menghancurkan gereja Ortodoks Serbia itu. Dua dekade setelah dibangun secara ilegal di atas tanah milik Fata.

“Saya menang,” kata Orlovic sambil melihat bangunan itu diruntuhkan.

“Saya memenangkan cerita ini, tetapi saya kelelahan. Saya dirawat di rumah sakit 23 kali, tetapi saya selamat, dan saya menang. Saya mendapatkan kembali properti saya.”

 

Pihak berwenang mengatakan mereka sekarang akan membangun kembali gereja di tempat lain di desa.

Zlatka Basic, putri Orlovic, mengatakan bahwa keluarganya senang: “Kami sangat senang ketika mereka mulai (membongkar struktur) setelah 25 tahun. Dia sangat bahagia, dan kami juga bahagia.”

Pengacara Orlovic Rusmir Karkin mengatakan kepada media Bosnia bahwa dia mengharapkan pemindahan puing-puing dari tanah Orlovic dengan cepat.

Suami Orlovic termasuk di antara sekitar 8.000 pria dan anak laki-laki Bosnia yang dibunuh oleh pasukan Serbia Bosnia di Srebrenica pada tahun 1995.

Itu adalah satu-satunya genosida di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Bosnia tetap terpecah secara etnis lama setelah perang berakhir pada 1995 dalam perjanjian damai yang ditengahi AS.

Lebih dari 100.000 orang tewas dalam konflik dan jutaan orang harus meninggalkan rumah mereka.*

 

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fata OrlovicgerejaPembantaian Muslim Bosniapembersihan etnis Muslim Bosnia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Covid Meningkat, Pemerintah DKI Adakan Patroli, Anies Himbau Bekerja di Rumah
Tulisan selanjutnya Pengadilan saksi eksepsi habib rizieq shihab HRS Habib Rizieq Shihab Jalani Sidang Pembacaan Replik JPU Hari Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?