Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Facebook Akhirnya Bisa Menelusuri Asal Gambar yang Diubah di Media Sosial

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Juni 2021 10:55 10:55 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Juni 2021 11:17
Bagikan
[Ilustrasi] Media sosial.
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ilmuwan Facebook  kemarin mengatakan mereka sedang mengembangkan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) yang tidak hanya dapat mengidentifikasi gambar deepfake tetapi juga mencari tahu dari mana asalnya. deepfake adalah foto, video, atau klip audio yang diubah secara digital menggunakan kecerdasan buatan agar terlihat asli, dengan peringatan para ahli bahwa itu dapat terdistorsi dan sepenuhnya palsu.

Ilmuwan riset Facebook Tal Hassner dan Xi Yin mengatakan tim mereka bekerja dengan Michigan State University untuk membuat perangkat lunak yang membalikkan gambar deepfake, untuk mengidentifikasi bagaimana mereka dibuat dan dari mana asalnya. Dalam risetnya bersama akademisi dari Michigan State University (MSU), Facebook menemukan cara untuk melakukan reverse engineering terhadap deepfake, yaitu dengan menganalisa gambar buatan AI tersebut.

Analisa tersebut dilakukan terhadap karakteristik model machine learning yang dipakai untuk membuat video deepfake. Dari situ, Facebook bisa membantu menelusuri sumber yang menyebarkan deepfake-nya di berbagai media sosial.

“Metode kami akan memfasilitasi pendeteksian deepfake di dunia nyata, gambar deepfake itu sendiri adalah satu-satunya pendeteksi informasi,” katanya. “Ini mempersiapkan para peneliti dan praktisi untuk lebih memeriksa insiden misinformasi yang dikoordinasikan menggunakan deepfake dan juga membuka jalan baru untuk penelitian masa depan,” tambah ilmuwan itu melalui posting blog dikutip AFP.

Perangkat lunak baru Facebook  mendeteksi deepfake melalui jaringan untuk mencari ketidaksempurnaan yang dihasilkan selama proses pembuatan, yang menurut para ilmuwan, mengubah ‘sidik jari’ atau fitur utama atau identifikasi gambar digital.  Menurut para ilmuwan, dalam fotografi digital, ‘sidik jari’ digunakan untuk mengidentifikasi kamera digital yang digunakan saat menghasilkan gambar.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

“Mirip dengan sidik jari perangkat, sidik jari gambar adalah pola unik yang tertinggal pada gambar, yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi model generatif, asal gambar, ” katanya. “Penelitian kami mendorong pemahaman dalam mendeteksi deepfake,” tambah mereka.

Hanya sayangnya, metode yang dikembangkan Facebook ini masih berada dalam tahap awal dan belum siap untuk dipakai ke publik, demikian dikutip The Verge, Kamis (17/6/2021).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Deepfakefacebookgambarkecerdasan buatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kasus positif covid Kasus Positif Covid-19 Naik Signifikan, Jubir Satgas: Lebih Parah dari Lebaran 2020
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?