Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masalah Kesehatan Mental Menjadi Topik Sebagian Muslim di AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juli 2021 10:30 10:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2021 10:30
Bagikan
Adem Yilmaz, pria asal Turki mantan narapidana kasus teroris di Jerman yang diburu Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com—Peningkatan kasus kesehatan mental di antara populasi Muslim di Amerika Serikat (AS) semakin mengkhawatirkan. Keadaan tersebut terjadi karena kurangnya pengungkapan cara mengatasi yang sesuai dengan ajaran Islam yang benar, kutip CBS17.Com.

Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan bimbingan khususnya bagi umat Islam di AS, sekelompok profesional kesehatan mental Muslim bersama dengan beberapa pemuka agama dan aktivis di negara tersebut telah mengadakan pertemuan baru-baru ini.  Ini adalah langkah untuk mengatasi masalah yang salah satunya disebabkan oleh stres emosional yang ekstrim yang dapat melukai diri sendiri atau lebih buruk, mengakhiri cerita sendiri.

Upaya itu membuat serangkaian kasus kematian baru-baru ini yang menewaskan enam anggota keluarga di Allen, Texas. Insiden itu menimbulkan kekhawatiran bagi komunitas Muslim di sekitarnya. Penyelidik yakin kedua bersaudara itu berencana untuk membunuh orang tua, saudara perempuan dan nenek mereka sebelum mengambil nyawa mereka sendiri.

Insiden tersebut memicu banyak pertanyaan dari komunitas Muslim, mereka membahas kesehatan mental dan pelatihan serta langkah-langkah untuk menghadapinya.  Direktur Laboratorium Kesehatan Mental & Psikologi Islam di Universitas Stanford, Dr. Rania Awaad mengatakan dia menerima pertanyaan dari masyarakat menanyakan apakah keyakinan agama bisa berdoa untuk seseorang yang meninggal karena bunuh diri?

“Ini adalah topik yang kompleks dan rumit tetapi tidak cukup dibahas dan bahkan kurang dipahami oleh beberapa komunitas Muslim di AS,” katanya.  “Masalah mental memang sulit untuk diatasi karena tidak bisa diukur dari seseorang untuk dinilai. Kami tidak tahu kondisi seseorang ketika mencapai tingkat di mana mereka tidak mampu mengendalikan situasi dan kami tidak mengetahui kondisi mental mereka saat itu,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin Asosiasi Islam Allen, Imam Abdul Rahman Bashir, mengatakan reaksi awal masyarakat sangat mengejutkan, mereka berubah dari perasaan kaget, sedih menjadi khawatir tentang keluarga lain di sekitar mereka setelah kejadian mengerikan itu.  “Ini jelas menimbulkan pertanyaan untuk memahami apa itu kesehatan mental dan pentingnya kesejahteraan mental,” katanya.

Yayasan Wanita Muslim Texas, mengatakan penting bagi seseorang dengan masalah kesehatan mental untuk menemui spesialis untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka tanpa harus khawatir tentang apa yang dikatakan masyarakat sekitar. Pesan yang diterbitkan oleh yayasan melalui video ditujukan kepada komunitas Asia Selatan Amerika, menampilkan aktor, aktivis muda dan individu untuk berbagi pengalaman mereka untuk membantu mengubah stigma negatif masyarakat.

Beberapa tokoh masyarakat di Texas juga mengambil tanggung jawab untuk menangani masalah kesehatan mental setelah seorang wanita Muslim AS meninggal pada tahun 2018. Direktur Youth Leadership Program, Saadia Ahmed, mengatakan bahwa setelah tragedi di Allen, dia menerima banyak telepon yang ingin berbagi masalah dan berbagai pertanyaan yang menanyakan bagaimana memberikan bantuan jika masalah terjadi di keluarga dan orang yang dicintainya.

“Salah satu telepon dari seorang pemuda yang terbuka untuk berbagi pengalaman dan bagaimana dia mendapat bantuan untuk mengatasi masalah mental dengan lebih baik,” kata Saadia. “Ada juga siswa SMA yang membutuhkan terapi tetapi orang tuanya tidak mendapatkannya mungkin karena masalah keuangan, tetapi dengan bantuan konselor sekolah dia akhirnya mendapat bantuan, tambahnya.

“Ini salah satu kekhawatiran dari para orang tua yang khawatir dengan gangguan jiwa,” ujarnya yang melihat situasi tersebut mendapat perhatian lebih banyak pihak, termasuk anggota keluarganya sendiri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatgangguan mentalkesehatan mentalMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Tetapkan, Hari Raya Idul Adha 1422H Jatuh Hari Selasa, 20 Juli 2021
Tulisan selanjutnya 15 & 16 Juli 2021 Matahari Melintas di atas Ka’bah, Cek Arah Kiblat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?