Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Tanggapan terhadap Perlombaan Penulisan Artikel oleh BPIP

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2021 13:17 1:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2021 13:17
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com | SEHUBUNGAN dengan tindakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar lomba penulisan artikel dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 pada tanggal 20 Oktober ini dengan mengangkat dua tema, ‘Hormat Bendera Menurut Hukum Islam’ dan ‘Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam’, sebagaimana diberitakan di media online cnnindonesia.com (Jum’at, 13/8) dan media-media lainnya, maka saya ingin memberikan tanggapan sebagai berikut:

Pertama: Tindakan BPIP ini berpotensi mengadu domba dan memecah belah umat Islam dan bangsa. Terkesan BPIP menuduh umat Islam tidak punya rasa nasionalisme dengan berkedok penulisan ilmiah.

Kedua: Tindakan BPIP telah menimbulkan kemarahan umat Islam dan membuat kegaduhan bangsa, karena telah menyakiti umat Islam dan mencederai hari Santri.

Ketiga: Tindakan BPIP ini menunjukan sikap islamphobia dan SARA. Dilihat dari temanya, dapat dipahami bahwa BPIP menuduh umat Islam tidak mau menghormati bendera dan tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lalu mengaitkan dengan agama Islam. Terkesan ada tujuan terselubung untuk mendiskreditkan Islam dan umat Islam lewat penulisan ilmiah ini.

Keempat: Tindakan BPIP menunjukkan pemahaman yang dangkal tentang agama Islam, nasionalisme dan sejarah. Padahal faktanya umat Islamlah yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan mendirikan negara NKRI.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Kelima: Perlombaan ini tidak ada manfaatnya. Yang ada justru banyak mudharatnya. Tema ini sangat tendensius, menjebak dan menjadikan umat Islam sebagai sasaran tembak dan sarana untuk menggebuk umat Islam.

Keenam: Sepatutnya BPIP mengangkat tema yang kontekstual dan berkaitan dengan santri serta bermanfaat untuk umat dan bangsa seperti tema Jasa Ulama Dalam Kemerdekaan Indonesia, Peranan Santri Dalam Mengisi Kemerdekaan, Kontribusi Umat Islam Di Masa Pandemi Covid 19, Santri Mengaji di Masa Pandemi, dan sebagainya.

Ketujuh: Perlombaan ini harus dibatalkan oleh BPIP. Pihak BPIP harus segera mencabut pengumuman perlombaan dan meminta maaf kepada umat Islam karena telah menyakiti umat Islam.

Kedelapan: BPIP harus dibubarkan. Selama ini BPIP banyak membuat masalah dan kegaduhan bangsa seperti mempertentangankan agama dengan pancasila, menyatakan konstitusi lebih tinggi daripada kitab suci, dan pernyataan lainnya. Selain itu, lembaga ini tidak ada manfaat. Bahkan banyak mudharatnya disamping juga menghabiskan uang rakyat sangat besar tanpa ada kinerja dan manfaat yang setimpal.

Kesembilan: Seharusnya BPIP memperhatikan dan mengurus berbagai persoalan bangsa yang semakin akut dan kritis seperti upaya pihak tertentu untuk merubah dan menggantikan pancasila, ketidak adilan hukum, kesenjangan sosial, pendidikan yang jauh dari nilai agama dan merajalelanya korupsi serta bahaya oligarkhi. Jika ini dilakukan oleh BPIP, maka baru ada manfaatnya dirasakan oleh umat Islam dan bangsa Indonesia.

Demikian tanggapan ini saya sampaikan sebagai tanggung jawab menjaga persatuan bangsa dan kesatuan negara Republik Indonesia. Semoga menjadi tazkirah dan introspeksi untuk BPIP dan kita semua.*

Banda Aceh, 15 Agustus 2021.

Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi Aceh, dan Anggota Ikatan Ulama dan  Ketua Jaringan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) provinsi Aceh

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Pembinaan Ideologi PancasilaBPIPpancasila
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya lomba bpip Terima Masukan dari Berbagai Pihak, BPIP Sudah Ganti Tema Lomba Karya Tulisnya
Tulisan selanjutnya Sampaikan Pidato di Sidang Tahunan MPR RI 2021, Presiden Jokowi: Menyelamatkan Rakyat adalah Hukum Tertinggi Bernegara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?