Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Jika Ibu di Afghanistan Menyerahkan Bayi Mereka pada Pasukan Asing, Apakah Nurani Kita Tetap Diam?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2021 11:36 11:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Agustus 2021 11:36
Bagikan
erdogan afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan Turki tidak dapat mengabaikan kekejaman di seluruh dunia. Erdogan menyinggung situasi mengerikan di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS, yang membuka jalan bagi gerilyawan Taliban untuk mengambil alih pemerintahan.

“Teknologi harus membawa perdamaian, bukan perang; Jika ibu di Afghanistan dipaksa untuk menyerahkan bayi mereka kepada pasukan asing melalui kawat berduri, bagaimana hati nurani bisa tetap diam?”  ujarnya dikutip Daily Sabah, Senin (20/8/2021).

Pernyataan presiden Erdogan datang sebagai tanggapan atas adegan tragis dari bandara Kabul, Afghanistan, di mana orang tua dipaksa untuk menyerahkan anak-anak dan bayi mereka ke tentara melalui kawat berduri dalam menghadapi gejolak di negara itu. Bandara di Kabul telah dicekam oleh kekacauan ketika pasukan pimpinan AS mencoba untuk mempertahankan batas aman untuk penerbangan evakuasi, dikelilingi oleh warga Afghanistan yang putus asa.

Beberapa memiliki paspor asing, visa atau kelayakan untuk bepergian, tetapi kebanyakan tidak. Sedikitnya delapan orang tewas dalam kekacauan tersebut. Banyak orang Afghanistan khawatir akan terulangnya rezim brutal  masa lalu, selama lima tahun yang digulingkan pada tahun 2001.

Washington dan sekutunya telah menerbangkan ribuan orang Afghanistan setiap hari dengan transportasi militer raksasa, tetapi itu telah menjadi tugas yang semakin sulit dan putus asa.  PBB baru-baru ini memperingatkan bahwa sampai setengah juta orang dari Afghanistan bisa dipaksa untuk melarikan diri tanah air mereka pada akhir 2021 di tengah gejolak yang sedang berlangsung di negara itu menyusul pengambilalihan oleh militan Taliban.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pemimpin taliban Pemimpin Taliban Akhundzada Dilaporkan berada di Kandahar, Afghanistan
Tulisan selanjutnya Muslim Inggris Bawa Gerobak Berjalan Kaki 6500 KM untuk Bisa Berhaji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?