Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Marak Penyerangan kepada Ulama, Mahfud MD: Tangkap dan Proses Hukum Pelakunya

Bambang S
Terakhir diupdate: 27 September 2021 16:07 4:07 pm
Bambang S
Dipublikasikan 27 September 2021 09:42
Bagikan
Mahfudz MD
Bagikan

Hidayatullah.com — Berbagai penyerangan terhadap ulama terus terjadi, Menko Polhukam, Mahfud MD menegaskan agar penegak hukum menangkap dan memproses semua pelaku tindak kriminal yang tertuju kepada tokoh agama tersebut.

“Pemerintah menyatakan sangat menyesalkan kejadian tersebut, dan mengutuk para pelakunya. Saya sudah memerintahkan, dan ingin menegaskan kembali kepada aparat keamaan untuk mengusut kejadian,” kata Mahfud melalui keterangan video yang dikutip Hidayatullah.com, Senin (27/9/2021).

Mahfud juga mengimbau kepada polisi untuk tidak terburu-buru memutuskan bahwa pelakunya adalah orang gila. Dia mencotohkan kejadian penyerangan ke almarhum syekh Ali Jaber. “Pemerintah tidak sepakat bahwa setiap pelaku itu dianggap orang gila,” terangnya.

Pemerintah kata Mahfud juga meminta agar rumah ibadah dijaga, diamati dengan sungguh-sungguh. “Tokoh agama, fasilitas keagamaan, fasilitas publik lainnya, dimasa sekarang ini, masa yang biasanya kalau menjelang bulan September biasanya ramai dengan isu-isu seperti ini supaya dijaga sebaik-baiknya,” tegas Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud juga beranggapan serangan yang menimpa beberapa tokoh agama itu bukan tindakan kriminalisasi. Dia menilai selama ini masih banyak masyarakat belum paham mengenai makna kriminalisasi. Ia menjelaskan yang merupakan tindak kriminalisasi itu ketika tokoh agama tidak melakukan apa-apa tapi dituduh melakukan tindak kriminal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya mau menambahkan tentang kontroversi di tengah-tengah masyarakat. Ada yang mengatakan ini merupakan gejala meningkatnya kriminalisasi terhadap ulama ataupun ustadz. Saya tegaskan tadi, satu, siapa pun pelaku supaya ditangkap dan diproses hukum, Yang kedua, istilah kriminalisasi ini salah,” ujar Mahfud.

“Karena kalau kriminalisasi terhadap ulama atau ustadz itu berarti ulama atau ustadz tidak melakukan apa-apa lalu dituduh melakukan tindakan kriminal. Itu namanya kriminalisasi,” lanjut Mahfud.

Adapun serangan terhadap tokoh agama belakangan ini adalah merupakan murni tindakan kriminal yang nyata. Sehingga, Mahfud berkesimpulan banyaknya penyerangan yang belakangan menimpa tokoh agama atau rumah ibadah adalah murni tindakan kriminal bukan bentuk kriminalisasi terhadap agama atau ulama.

“Yang terjadi belakangan ini justru orang yang disebut ustaz atau tokoh atau tempat ibadah itu menjadi korban dari sebuah kegiatan kriminal yang nyata. Sehingga tidak bisa dianggap kriminalisasi terhadap tokoh agama,” ungkap Mahfud.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini mengimbau masyarakat atau seluruh aparat keamanan untuk berhati-hati akan berbagai bentuk provokasi yang ada. Terlebih yang menyertakan unsur kriminalisasi ulama atau agama.

“Oleh karena itu kita semua harus hati-hati, aparat harus hati-hati masyarakat juga hati-hati jangan terprovokasi. Kita ini harus menjaga keutuhan dan kedamaian di negara ini,” terangnya.

Kasus terakhir, pada Sabtu (25/09/2021) dini hari, seorang pria seorang pria nekat membakar mimbar di masjid Raya di Makasar lantaran sakit hati kepada pengurus masjid. Pelaku berinisial KB itu telah ditangkap aparat kepolisian,

Sebelumnya, pada Senin (20/09/2021), ust Abu Syahid Chaniago juga diserang di masjid saat mengisi pengajian sebelum Zuhur, kejadian tersebut berlangsung di Masjid Baitusyakur Batam.

Sementara itu, pada Minggu (19/09/2021) teror juga menimpa seorang pendeta Gereja Toraja Klasis di Makassar. Dia diteror pelemparan bom molotov oleh mantan pekerja gereja. Terakhir, pada Sabtu (18/09/2021) Ketua Majelis Ta’lim di Tangerang, Ust Marwan ditembak, di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mahfud MDorang gilapenyerangan ulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fotografer Serang Mayat Muslim India telah Meruntuhkan Nilai-nilai Jurnalistik
Tulisan selanjutnya Muslim Assam, India: Diasingkan dan Ditekan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?