Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Erdogan: Hadirnya Amerika Tidak Membuat Afghanistan Lebih Aman

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 September 2021 09:00 9:00 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 September 2021 07:00
Bagikan
Erdogan pembagian vaksin
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com — Afghanistan tidak lebih aman dengan hadirnya Amerika Serikat (AS), ujar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Kehadiran Amerika selama dua dekade, tidak membuat kawasan itu lebih aman. Sebaliknya, setiap hari kawasan itu terus kehilangan lebih banyak darah,” kata Erdogan dalam wawancaranya dengan CBS News yang ditayangkan pada Ahad.

Erdogan menegaskan AS perlu mempertanyakan 20 tahun kehadirannya di Afghanistan serta kepergiannya.

Turki bisa saja menggantikan tugas menjaga bandara namun dengan syarat AS harus memberikan dukungan logistik, termasuk keuangan dan persenjataan.

“Tetapi yang terjadi di sana malah sebaliknya, semua senjata, amunisi dan kendaraan di Bandara Karzai diserahkan ke Taliban. Saat ini, Taliban beroperasi di sana dengan senjata Amerika,” lanjutnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

‘Kami tidak di Afghanistan’

Erdogan juga mengungkapkan Turki menarik pasukan dan warganya, menyatakan “kami tidak berada di Afghanistan saat ini.”

Pemimpin partai AK itu mengaku negaranya belum memiliki kesepakatan dengan Taliban saat ini, tidak seperti Qatar.

“Kami selalu memberikan dukungan yang tidak diberikan orang lain kepada Afghanistan… kami akan melakukan ini pada periode berikutnya (juga),” kata Erdogan.

Ketika ditanya apakah Turki akan membantu menjalankan Bandara Karzai, Erdogan mengatakan itu tergantung pada kesepakatan dan kontrak.

“Jika langkah positif akan diambil dengan kesepakatan positif bersama… [tetapi] saat ini pemerintah di Afghanistan tidak inklusif.”

“Tidak mungkin bagi kami bersepakat dengan pemerintah yang tidak inklusif,” katanya. Ia menambahkan “tetapi, jika pemerintah lebih inklusif, kami bisa hadir di sana, hadir, sebagai Turki.”

Presiden juga mengatakan negaranya akan mengharapkan perempuan Afghanistan untuk terlibat dalam setiap aspek kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, dan peradilan dan Turki dapat membantu Afghanistan dalam hal itu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerika SerikatErdoganRecep Tayyip ErdoganTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viral Raja yang Kerjanya Jaga Masjid: Sambut dan Doakan Jamaah hingga Rapikan Sandal
Tulisan selanjutnya Anggap Pemutaran Film G30S PKI Perlu Dilakukan, Anggota Komisi I DPR Sebut Komunisme Terus Jadi Ancaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?