Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengaku Mualaf, Pelaku Serangan Panah di Norwegia Dikenal Sering Bikin Masalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2021 20:45 8:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2021 20:24
Bagikan
serangan panah
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Norwegia menangkap seorang pria bernama Espen Andersen Braathen sebagai pelaku serangan dengan busur dan panah di kota kecil Kongsberg. Pihak berwenang memperlakukan kasus itu sebagai aksi teror dan mengatakan bahwa pelakunya seorang mualaf.

Tidak banyak informasi yang diungkap polisi tentang pria berusia 37 tahun itu, tetapi media-media di Norwegia dan Denmark mengabarkan bahwa lelaki muda itu sebelumnya dikenal sering membuat masalah. Berikut informasi tentang Andersen Braathen yang dirangkum Conan Daily Jumat (15/10/2021).

Espen Andersen Braathen memiliki kewarganegaraan ganda Norwegia dan Denmark.

Ibunya adalah orang Denmark dan ayahnya orang Norwegia.

Pria kelahiran Norwegia itu dibesarkan di Kongsberg, Buskerud Bawah, Viken, Norwegia. Dia dikabarkan sudah masuk Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sepanjang kehidupannya sebagai seorang pria baligh dia kerap mengalami masalah kesehatan mental, menurut orang-orang yang mengenalnya. Dia memiliki gangguan kejiwaan dan keluarganya selama bertahun-tahun merasa terancam olehnya, menurut seorang kerabatnya.

Sejak awal tahun 2000-an Andersen Braathen tidak memiliki pekerjaan.

Pada tahun 2012, dia didakwa melakukan pencurian berat serta membeli dan menggunakan sejumlah kecil hashish dan divonis hukuman percobaan 60 hari.

Tahun 2017, dia mempublikasikan sebuah rekaman video yang menyatakan dirinya sudah menjadi Muslim.

Tahun 2020, kekhawatiran akan dirinya telah mengalami radikalisasi menarik perhatian aparat kepolisian, tetapi hingga 2021 polisi tidak pernah menerima laporan apapun terkait hal tersebut.

Pada 29 Mei 2020, dia dituduh memasuki rumah orangtuanya, mengancam akan membunuh ayahnya, lalu pergi dengan meninggalkan sepucuk senjata revolver Colt kaliber 45 di sofa. Pengadilan Kongsberg melarangnya mengunjungi rumah orangtuanya selama 6 bulan. Namun, larangan itu dilanggarnya.

Pada malam 13 Oktober 2021, dia melesatkan sejumlah anak panah ke arah para pengunjung di dalam supermarket Coop Extra di Kongsberg, menewaskan lima orang berusia antara 50 dan 70 tahun dan melukai tiga orang lainnya.

Dia kemudian berhasil diringkus polisi pada malam hari, dan diinterogasi selama lebih dari tiga jam hingga lewat tengah malam di kantor kepolisian di Drammen, Buskerud, Viken. Pengacara Fredrik Neumann bertindak sebagai kuasa hukum yang mendampinginya dalam kasus itu.

Saat ini Andersen Braathen masih menjalani pemeriksaan oleh tim medis guna mengetahui kondisi kejiwaannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Espen Andersen BraathenmualafNorwegiapanah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mualaf Denmark Pelaku Serangan Panah di Norwegia akan Diperiksa Kejiwaannya
Tulisan selanjutnya aplikasi al quran apple Apple Hapus Aplikasi Al Quran dari App Store China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:24
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?