Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Cinta dan Benci yang Berlebihan

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2021 06:39 6:39 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2021 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | CINTA dan benci adalah sesuatu yang alami. Namun jika berlebih-lebihan maka kurang baik.

Di antara cinta yang berbahaya adalah sikap fanatisme pada kelompok, Ormas, partai dan sejenis. Hal ini akan menimbulkan sikap ghuluw.

Jika berlebihan dengan kelompoknya, maka akan muncul klaim kelompok di luarnya tidak baik atau salah. Bahwa ustad di luar kelompoknya, pasti salah, sesat dan menyesatkan, dan ini merupakan sikap tercela.

Klaim bahwa kalau urusan umat tidak dipegang kelompoknya bisa salah semua adalah klaim yang berlandaskan pada sikap fanatik. Dan ini tidak baik.

Kita hidup dalam keaneragaman agama, ajaran, budaya, dan madzhab. Dibutuhkan sikap toleran bukan intoleran. Dibutuhkan sikap kedewasaan bukan kekanak-kanakan. Dibutuhkan sikap lapang dada bukan sempit pikiran dan wawasan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Rasulullah ﷺ bersabda :

أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا مَا

“Cintailah orang yang engkau cintai seperlunya, karena bisa saja suatu hari dia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kamu benci seperlunya, karena bisa jadi suatu hari kelak dia akan menjadi orang yang engkau cintai.” (HR: Turmudzi)

Hadits ini berisi nasihat yang memberi petunjuk kepada kita agar bersikap moderat dan menghilangkan sikap berlebihan dalam mencintai dan membenci seseorang atau sesuatu.

Bisa jadi, kita di pagi ini menyukai seseorang dengan rasa suka yang melebihi batas, sampai-sampai ia melihat hanya orang yang ia cintailah orang yang terbaik. Namun siapa sangka di sore hari, hati berubah menjadi benci sebenci-bencinya.

Di sore hari, kita sangat membenci seseorang, bisa jadi keesokan hari kita berubah menjadi cinta kepadanya. Tentu keadaan ini akan membuat kita malu sebab kita sudah terlanjur sebelumnya mengatakan hal-hal yang tidak baik kepadanya.

Solusi dari semua itu adalah bersikap adil dan obyektif. Kalau benar katakan benar meski bukan dari kelompoknya. Kalau salah katakan salah meski dari kelompoknya sendiri. Dasari setiap rasa cinta dan benci karena Allah bukan berdasarkan dari mana dia, siapa dia, apa kelompoknya, apa partainya, apa madzhabnya.

Cinta yang karena Allah akan memompa semangat kita untuk saling mengasihi dalam urusan kebaikan dan kemaslahatan bersama, dengan tujuan meraih ridha Allah SWT. Cinta semacam inilah yang dijanjikan oleh Allah yang mendapat naungan di akhirat kelak, naungan keselamatan dan kebahagiaan.

Demikian pula dalam urusan benci. Ada dua macam benci:

Pertama, benci yang terpuji dan dianjurkan. Yaitu kebencian kita dari perbuatan maksiat dan kemunkaran. Benci kepada perbuatan orang-orang kafir dan ahli maksiat.

Kedua,  benci yang tercela. Yaitu sikap saling membenci sesama umat Islam tanpa sebab yang jelas selain dilatari oleh kedengkian di hati. Sikap ini akan mencerabut kekokohan persaudaraan menjadi terurai bercerai berai, merusak hubungan persaudaraan dan menggoncang kehidupan sosial yang sebelumnya berjalan harmonis.  Wallahu a’lam.*/Ali Akbar bin Aqil

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ashobiyahbencicintafanatikfanatik kelompokghuluw
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Lima Langkah Mengelola Perbedaan
Tulisan selanjutnya Peraturan Menteri tentang Kekerasan Seksual Terlalu Sekuler dan Mengabaikan Ajaran Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?