Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

AIDS di Kalangan Anak Muda Indonesia Tinggi, Netty: Sangat Mengkhawatirkan

Bambang S
Terakhir diupdate: 3 Desember 2021 11:02 11:02 am
Bambang S
Dipublikasikan 3 Desember 2021 12:00
Bagikan
Anggota DPR RI, Netty Prasetiyani
Bagikan

Hidayatullah.com — Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher prihatin dengan tingginya kasus Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Indonesia. Kementerian Kesehatan melaporkan, jumlah kasus  AIDS  mengalami peningkatan 22,78% dari 7.036 pada 2019 menjadi 8.639 pada 2020.

“Tingginya kasus AIDS di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Bahkan untuk periode Januari-Maret 2021 saja sudah ada 1.607 kasus AIDS yang dilaporkan. Strategi Fast Track 90-90-90 yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 2017 belum berdampak signifikan terhadap turunnya angka penderita AIDS,” Kata Netty dalam keterangan media, dikutip Jumat (03/12/2021).

Sejak tahun  2017 pemerintah telah mencanangkan strategi Fast Track 90-90-90 yang meliputi percepatan pencapaian 90% orang yang mengetahui status HIV melalui tes atau deteksi dini; 90% dari ODHA yang mengetahui status HIV memulai terapi ARV; 90% ODHA dalam terapi ARV berhasil menekan jumlah virusnya sehingga mengurangi kemungkinan penularan HIV, serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi ODHA.

Netty mendorong agar pemerintah terus menggalakkan kampanye kesehatan reproduksi terutama untuk kalangan anak muda.

“Terus galakkan kampanye kesehatan reproduksi bagi remaja, say no to free sex, say no to nikah dini,  say no to drugs dan sebagainya.  Untuk mengantisipasi AIDS, perlu juga ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, komunitas, dan masyarakat sipil sehingga menghasilkan kebijakan yang mempermudah akses terhadap layanan kesehatan.” katanya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Berdasarkan laporkan Kemenkes, kasus AIDS di Indonesia didominasi kelompok umur 20-29 tahun dengan persentase tertinggi (31,9%), kemudian diikuti kelompok umur 30-39 tahun (31,3%), 40-49 tahun (14,2%), dan 50-59 tahun (5,5%).

“Jika tidak segera ditekan, tingginya kasus AIDS di kalangan anak muda ini akan mengancam upaya untuk mewujudkan Indonesia sehat dan Indonesia emas tahun 2045. Suluh, Temukan, Obati dan pertahankan (STOP) jangan hanya jadi slogan yang nyaring terdengar di kalangan masyarakat perkotaan. Akan tetapi, juga harus mampu sampai dan menyentuh level terbawah masyarakat khususnya di desa-desa yang luput dari perhatian” ungkapnya.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AidskemenkesNetty Prasetiyani Aher
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya zakat wakaf isu Kemenag Sebut Tiga Isu Terkait Penguatan Zakat Wakaf
Tulisan selanjutnya BUMN jabatan generasi muda muslim Ekonomi Syariah Wujud Implementasi Ajaran Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?