Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Penumpang ‘Panas’ Dengarkan Pria Baca Ayat Al-Quran di Komuter London

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Desember 2021 14:14 2:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Desember 2021 14:00
Bagikan
Seorang pria London terganggu bacaan AL-Quran pria Muslim di komuter
Bagikan

Hidayatullah.com— Seorang penumpang pria marah ketika seorang penumpang Muslim membaca Al-Qur’an di sebuah komuter di pusat kota London. Ia juga mengucapkan kata-kata kasar anti-Islam yang vulgar kepada seorang pria di depannya itu dengan mengatakan, “Ini adalah negara Kristen.”

Menurut Daily Mail, seorang pria berjaket hitam dengan tegas mengatakan kepada penumpang di depanya untuk ‘menghormati hak orang lain’ saat pria Muslim itu membaca Al-Quran pada pukul 6.40 pagi pada tanggal 27 November.

Pria yang terganggu itu  marah dan mengatakan kepada pria muslim seharusnya ‘beradab dan mengikuti cara orang-orang di sini’. Melalui klip video yang direkam, pria yang marah itu mengatakan kepada penumpang Muslim bahwa dia tidak boleh membaca Al-Qur’an saat dia sedang duduk di area tersebut.

https://www.instagram.com/p/CWx8nozl23x/?utm_medium=share_sheet

“Anda tidak memiliki kesopanan untuk bertanya kepada saya apakah Anda bisa melakukannya atau tidak,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penumpang Muslim itu kemudian menjawab bahwa dirinya tidak perlu meminta izin pria itu. Pria itu semakin marah dengan tanggapan yang diterima dan bersikeras bahwa penumpang harus meminta izin agar tidak melanggar privasi di ruang yang dia tempati.

Penumpang Muslim itu dengan tenang menjawab: “Anda di sana dan saya di sini”. Setelah peristiwa ini, pria muslim itu mengunggah peristiwa ini di media sosial dan menjelaskan bahwa dia membaca Al-Qur’an dengan sangat pelan dan tidak terlalu keras.

Pria itu mengunggah kejadian di akun instagram dan kembali mengatakan dirinya tidak bersalah karena tidak mengganggu penumpang lain. “Saya juga tidak mengganggu kedamaian. Saat itu 06:40 pada hari Sabtu pagi berangkat kerja dan kereta hampir 70% kosong (periksa pantulan di jendela),” katanya dikutip akun @blackgrealishh.

“Saya membaca Al-Qur’an dengan suara lembut dan cukup tenang kecuali hanya diri saya sendiri yang mendengar,” akunya.

Ia meyakini tidak ada penumpang lain kecuali pria itu yang merasa terganggu. Bahkan pria Muslim ini menyuruhnya pindah ke tempat lain jika terganggu namun dia tidak peduli sama sekali, jelasnya.

Polisi kereta api Inggris sedang menyelidiki kasus ini dan menulis ciutan,  “Percayalah! Kasus ini sedang dalam penyelidikan,” tulisnya.

“Perilaku seperti itu tidak pernah diizinkan di jaringan kereta api,” tambahnya dikutip MailOnline.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Qurankereta apiKomuterLondonMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BUMN jabatan generasi muda muslim Ekonomi Syariah Wujud Implementasi Ajaran Islam
Tulisan selanjutnya kosmetik halal LPPOM: Produk Kosmetik Juga Wajib Sertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?