Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Menteri Dalam Negeri Prancis Masuk Bui karena Korupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Desember 2021 21:35 9:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2021 21:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Claude Guéant, kepala staf era Presiden Nicolas Sarkozy, hari Senin (13/12/2021) mulai menjalani masa hukuman penjara sembilan bulan dalam kasus penyelewengan uang negara tahun 2002-2004.

Guéant, 76, masuk penjara de la Santé di Paris hari Senin, menurut konfirmasi pengacaranya seperti dilansir RFI.

Hukuman itu berkaitan dengan vonis Januari 2017.

Guéant dijatuhi hukuman penjara dua tahun, dengan satu tahun penangguhan, setelah dia dinyatakan bersalah mengambil uang dari anggaran kepolisian dan menggunakannya untuk membayar bonus tunai kepada staf kementerian, termasuk dirinya sendiri. Dia juga dihukum denda €75.000.

Claude Guéant, yang menjabat sebagai menteri dalam negeri dari 2011 sampai 2012 dalam pemerintahan Presiden Nicolas Sarkozy, mengajukan banding atas hukuman tahun 2017 tersebut, tetapi upayanya itu ditolak pada 2019 dan dia menjalani menjalani hukuman dengan pembebasan bersyarat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada 9 November tahun ini, Pengadilan Banding Paris mencabut sebagian hukuman percobaan dan pembebasan bersyarat yang diberikan kepadanya, karena bekas menteri itu gagal membayar denda.

Menurut hakim, Guéant seharusnya bisa “membayar lebih” dan bisa melunasinya “lebih awal”.

“Dia membayar apa yang bisa dia bayar, yaitu €3.000 sebulan, dia tidak punya uang tersembunyi sehingga dia tidak bisa membayar lebih,” kata pengacaranya Philippe Bouchez El-Ghozi.  

El-Ghozi mengatakan bahwa dia bermaksud untuk menyerahkan masalah itu kepada hakim yang bertugas menangani pelaksanaan hukuman untuk mendapatkan penyesuaian, menggarisbawahi keadaan kesehatan kliennya yang “mengkhawatirkan”.

Tahun 2017 Guéant divonis bersalah mengelola dana rahasia bernilai €210.000 ketika menjabat sebagai kepala staf menteri dalam negeri kala itu, Nicolas Sarkozy.

Kepala Kepolisian Prancis saat itu Michel Gaudin menyerahkan uang tunai €10.000 kepada Guéant setiap bulan yang diambilkan dari anggaran belanja kepolisian. Guéant mengambil setengah dari uang itu untuk dirinya sendiri dan sisanya diberikan kepada tiga stafnya sebagai bonus.

Guéant juga telah dinyatakan bersalah atas pencucian uang dan penipuan pajak atas penjualan lukisan kepada seorang pengacara Malaysia.

Dia saat ini masih menjalani penyelidikan dalam kasus pendanaan gelap kampanye presiden 2007 Nicolas Sarkozy yang terkait dengan uang dari rezim Libya pimpinan Muammar Qadhafi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Claude GuéantKorupsiMenteriNicolas SarkozyPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Warga Berjuang Meloloskan Diri dari Erupsi: Anak Saya Kesakitan Kena Abu Semeru
Tulisan selanjutnya Presiden Angola Bilang Kelaparan di Negaranya Relatif, Warganya Marah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?