Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Hari Natal India Tutup Donasi Luar Negeri Yayasan Bunda Teresa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Desember 2021 17:21 5:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Desember 2021 17:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah India menolak memperbarui lisensi pendanaan luar negeri bagi sebuah yayasan yang didirikan oleh Bunda Teresa.

Missionaries of Charity memiliki ribuan biarawati yang mengawasi berbagai proyek seperti panti anak terlantar, sekolah, klinik dan rumah sakit bagi rakyat jelata.

Dilansir BBC, pada hari Natal Kementerian Dalam Negeri India mengumumkan bahwa pihaknya tidak memperpanjang registrasi yayasan tersebut dikarenakan adanya “masukan-masukan yang merugikan”.

Kaum Hindu radikal sejak lama menuding yayasan itu menggunakan program-programnya untuk memikat orang agar memeluk Kristen.

Pihak yayasan membantah tuduhan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Senin (27/12/2021), yayasan itu mengkonfirmasi bahwa aplikasi pembaruan izinnya telah ditolak, dan mereka tidak dapat melanjutkan program-program yang didanai oleh donasi luar negeri “sampai masalahnya diselesaikan”.

Yayasan yang bermarkas di Kalkuta itu didirikan pada tahun 1950 oleh Bunda Teresa, seorang biarawati Katolik asal Makedonia yang pindah mukim ke India, dan menjadi salah satu organisasi amal Katolik paling tersohor. Bunda Teresa dianugerahi Nobel Perdamaian 1979 atas kerja kemanusiaan untuk kaum miskin yang dilakoninya di India. Dia ditetapkan sebagai orang suci (kudus) oleh Paus Fransiskus pada 2016, setelah 19 tahun kematiannya.

Sebelum pemblokiran donasi luar negeri ini, kepala pemerintahan wilayah Bengal Barat, Mamata Banerjee, menyulut kritik setelah mengatakan lewat Twitter bahwa pemerintah sudah membekukan rekening bank yayasan itu. Namun, pemerintah pusat maupun daerah membantah adanya pembekuan rekening tersebut.

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi — yang disokong partai Hindu Nasionalis Bharatiya Janata (BJP) — berupaya membekukan atau menutup kucuran dana dari luar negeri bagi yayasan atau LSM yang beroperasi di India. Tahun lalu, rekening-rekening bank milik Greenpeace dan Amnesty International dibekukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bunda TeresaHinduIndiakatolikyayasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Demokrasi Aktor Populer Myanmar Dibui 3 Tahun
Tulisan selanjutnya universitas muhammadiyah malaysia Malaysia Larang Keramaian Malam Tahun Baru 2022

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?