Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sukses Dieliminasi, Kini Campak Kembali Menjangkiti Warga Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2014 14:25 2:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2014 11:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seiring dengan meningkatnya kasus infeksi penyakit campak di masyarakat, lembaga pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat, CDC, meminta agar warga melindungi diri dengan vaksinasi.

Centres for Disease Control and Prevention melaporkan, dalam 5 bulan pertama tahun 2014 tercatat ada 288 kasus infeksi campak. Jumlah itu merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu 20 tahun terakhir di Amerika Serikat.

Merebaknya kasus infeksi campak di kalangan penduduk Amerika diperkirakan berkaitan dengan perjalanan warga Amerika ke Filipina, yang sejak Oktober 2013 banyak ditemukan kasus infeksi campak lapor BBC (29/5/2014).

Campak berhasil dieliminasi dari Amerika Serikat pada tahun 2000, di mana artinya tidak terdapat kasus penularan penyakit itu dalam kurun waktu 12 bulan terakhir di masyarakat setempat.

Menurut Dr Anne Schuchat direktur CDC untuk urusan imunisasi dan penyakit pernafasan, peningkatan kasus penularan campak saat ini didorong oleh warga Amerika yang tidak divaksinasi yang tertular campak di luar negeri. Sekembalinya mereka ke Amerika, orang-orang itu menularkannya kepada orang lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dari 288 kasus, 280 di antaranya diduga akibat tertular sedikitnya di 18 negara.

Sembilanpuluh persen kasus campak di Amerika terjadi di kalangan orang yang tidak divaksinasi atau riwayat vaksinainya tidak diketahui.

Campak merupakan penyakit serius sangat menular yang diakibatkan oleh infeksi virus.

Gejala awal tampak sekitar 10 hari pertama setelah seseorang terjangkit virus campak. Orang itu akan mengalami gejala seperti kena flu, mata memerah dan sensitif terhadap sinar, suhu tubuh tinggi atau demam, dengan bintik putih keabuan di mulut dan tenggorokan.

Beberapa hari kemudian bintik merah-coklat akan muncul, biasanya dimulai dari belakang telinga, lalu merambat ke sekitar kepala dan leher sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh.

Campak masih umum ditemukan di negara-negara di Eropa, Asia, Pasifik dan Afrika.

Di Amerika, CDC merekomendasikan vaksinasi MMR (measles, mumps, rubella) bagi setiap orang mulai usia 12 bulan. Untuk yang bepergian ke luar negeri, CDC merekomendasikan bayi di atas usia 6 bulan menerima vaksinasi MMR, lansir BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Komandan Garda Revolusi Iran Tewas Dipenggal di Suriah
Tulisan selanjutnya Sarankan Homoseksual Diobati dengan Doa, Pendeta Dicopot dari Jabatannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?