Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Orang Afghanistan yang Diselamatkan dari Taliban Masih “Terjebak” di Hotel di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2022 19:27 7:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2022 19:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan orang Afghanistan yang diselamatkan Inggris ketika Taliban memgambil alih kekuasaan sampai saat ini masih “terjebak” di hotel-hotel di Inggris, setelah seorang menteri mengakui bahwa tidak ada mekanisme untuk memindahkan mereka ke tempat tinggal yang lebih layak tanpa kehilangan tunjangan pemerintah.

Kementerian Dalam Negeri Inggris baru-baru ini mengungkap bahwa biaya untuk menempatkan orang Afghanistan itu di hotel menguras kocek pembayar pajak £1,2 juta sehari.

Tidak hanya itu, kamar hotel tidak layak untuk akomodasi jangka panjang bagi orang yang mengalami trauma persekusi, bagi keluarga dan anak-anaknya.

Pada 1 Desember 2021 menteri urusan pemukiman kembali orang Afghanistan di Inggris, Victoria Atkins, mengatakan kepada pemerintah bahwa lebih dari 4.000 orang belum diberi pemukiman atau akomodasi layak. Lebih dari dua bulan kemudian, jumlahnya masih berkisar di angka 4.000.

Ketika Kementerian Dalam Negeri, bekerja sama dengan otoritas lokal, mengupayakan akomodasi untuk warga Afghanistan, pemerintah pusat memberikan pemerintah daerah anggaran £20.520 per kepala untuk uang pemukiman kembali selama 3 tahun agar mereka dapat berintegrasi dengan masyarakat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, ada di antara 12.000 warga Afghanistan yang masih mendekam di hotel itu ingin mencari akomodasi sendiri, maka dia akan tidak dapat secara otomatis mengakses tunjangan pemerintah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke The Guardian Selasa (15/2/2022), Atkins mengatakan, “Kami sedang menggali semua opsi guna memastikan keluarga-keluarga yang pindah dari penginapan sementara ke akomodasi yang diusahakannya sendiri dapat menerima tunjangan selayaknya.”

“Berkat kerja sama antarpemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan dalam kemitraan dengan otoritas-otoritas daerah serta sektor penyewaan swasta, kami sudah berhasil menempatkan atau sedang berupaya menempatkan sekitar 4.000 orang yang dievakuasi (dari Afghanistan) ke rumah yang menjadi tempat tinggalnya.”

“Kami terus mengupayakan setiap cara guna memastikan tempat tinggal permanen agar keluarga-keluarga Afghanistan dapat bermukim dan membangun kembali kehidupan mereka. Orang-orang Afghanistan yang diakui memiliki hak legal untuk tinggal di Inggris, semua warga Afghanistan yang dibawa ke Inggris berdasarkan skema Afghan Relocations and Assistance Policy (ARAP) dan Afghan citizens resettlement scheme (ACRS) akan diberikan hak untuk bekerja, mengakses pendidikan dan bisa mengajukan tunjangan sosial dari pemerintah.

Enver Solomon, pimpinan eksekutif Refugee Council, mengecam kelambanan dan kurangnya fleksibilitas dalam skema pemukiman kembali orang Afghanistan tersebut.

“Pemerintah tampak jelas kesulitan untuk mbina kemitraan yang efektif dengan otoritas lokal untuk dapat dengan cepat orang Afghanistan ke rumah tempat tinggal jangka panjang di dalam masyarakat,” kata Solomon.

Sara Nathan, salah satu pendiri dan pemgampu organisasi amal Refugees at Home, yang merekrut warga yang bersedia untuk menyediakan kamar bagi pencari suaka dan pengungsi, mengatakan organisasinya tidak dapat membantu pemukiman kembali orang Afghanistan di Inggris.

“Ketika terjadi evakuasi orang-orang Afghanistan, hal itu sungguh menggugah hati banyak orang dan 1.600 orang bersedia untuk menampung mereka bekerja sama dengan Refugees at Home,” katanya.

Namun, beberapa bulan kemudian Refugees at Home masih belum dapat memindahkan para pencari suaka itu ke rumah atau pemondokan jangka panjang karena orang yang bersangkutan akan kehilangan tunjangan dari pemerintah apabila dipindahkan dari hotel tempat penampungan sementara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistaninggrispemukiman kembalipencari suakapengungsiTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jihad keluarga Jihad Membangun Keluarga
Tulisan selanjutnya Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Berita
8 Juni 2026 17:20
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?