Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diperlakukan Buruk 30 Tahun Silam Pria Belgia Tikam Gurunya 101 Kali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2022 09:59 9:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2022 09:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria Belgia berusia 37 tahun yang merasa dipermalukan oleh gurunya di sekolah dasar telah mengakui telah menikam tewas gurunya tersebut.

Dilansir The Guardian Kamis (17/3/2022), Gunter Uwents mengatakan kepada jaksa bahwa dirinya tidak pernah melupakan perlakuan buruk yang didapatnya dari Maria Verlinden, 59, pada 1990-an ketika dia berusia tujuh tahun.

Dia mengaku kehilangan kendali saat mengunjungi wanita itu pada November 2020 di rumahnya di desa Noorderwijk, dekat Antwerpen. Bekas gurunya tersebut ditikam 101 kali dan meninggal di dapurnya.

Verlinden dikenal sebagai seorang penganut Kristen yang taat yang kerap membantu tunawisma.

Kasus itu tidak terpecahkan selama 16 bulan meskipun polisi mengambil ratusan sampel DNA untuk mencoba menemukan pelakunya. Suaminya kemudian mengajukan permohonan publik untuk mencari saksi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dompetnya yang berisi uang tunai dibiarkan tak tersentuh di meja makan di sebelah tubuhnya, menunjukkan bahwa dia bukan korban perampokan dengan kekerasan.

Tetapi pada Maret tahun lalu, Uwents telah mengakui sebagai pelaku kejahatan itu kepada seorang teman, yang kemudian memberi tahu polisi, kata jaksa. Dia ditangkap pada hari Ahad.

Uwents memberikan sampel DNA untuk dibandingkan dengan jejak yang ditemukan di TKP. Sebagai mantan murid, bagaimanapun juga, dia terjebak dalam jaring pengambilan sampel genetik, yang artinya tidak dapat mangkir untuk memberikan sampel DNA.

Lut Verlinden, 62, saudara perempuan korban, yang juga mengajar Uwents pada tahun 1990-an, mengatakan kepada koran Het Nieuwsblad, “Kami semua bingung. Saya telah menghubungi semua mantan rekan kerja yang pernah mengajar Gunter di kelas, tetapi tidak ada yang bisa mengingat insiden antara dia dan Maria.”

“Gunter merupakan anak yang pendiam dan tertutup. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan tentang dia. Orang tuanya juga penganut Katolik yang sangat baik. Saya merasa kasihan pada mereka, karena khawatir mereka tidak akan pernah berani lagi menampakkan diri di Noorderwijk.”

Menurut media lokal, Uwents mengatakan kepada para detektif bahwa du semasa sekolah  dia “diganggu, dipermalukan dan diremehkan” oleh teman-teman sekelasnya dan gurunya itu mengabaikannya.

“Ketika saya mengangkat tangan, dia selalu menunjuk orang lain untuk menjawab – bukan saya,” katanya kepada polisi. “Dan itu membuat saya sangat tidak senang.”

Uwents mengklaim bahwa dia pergi ke rumah korban hanya untuk “berbicara baik-baik” tetapi wanita itu justru mentertawakan dirinya dan menyebut dirinya sebagai “orang bodoh”. Dia lebih lanjut mengatakan bahwa dia tidak membawa pisau ke rumah itu. Polisi belum menemukan senjata itu.

Kantor kejaksaan setempat mengatakan Uwents telah memberikan “penjelasan rinci” tentang tindakannya, yang merupakan pengakuan.

Uwents muncul di hadapan hakim pada hari Selasa (15/3/2023) dan ditahan dengan tuduhan pembunuhan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belgiagurumuridpembunuhantikam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BNPT Afghanistan Sebut Masuk Prioritas Penanganan Terorisme dan Radikalisme, Ini 4 Daerah di Jatim yang Dipantau BNPT
Tulisan selanjutnya perintah nabi untuk bersikap baik terhadap wanita Inilah Perintah Bersikap Baik pada Wanita dari Nabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Ghazwul Fikr Kajian
26 Juni 2026 11:30
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?