Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

HIdup Indah dengan Tawakkal Kepada Allah

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Maret 2022 10:56 10:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Maret 2022 11:00
Bagikan
Bagikan

Tawakkal berarti dari kata tawakkala – yatwakkalu – tawakkalan yang artinya berserah diri atau memasrahkan.

Oleh: Imam Nawawi

Sebagai negara tropis, Indonesia tidak bisa menolak takdir adanya cuaca panas dan hujan.

Meski belakangan ramai diberitakan cuaca buruk masih akan terus terjadi.

Media Indonesia mengabarkan (21/3) bahwa di Jawa Tengah BMKG memperkirakan potensi bencana alam akan terjadi selam tiga hari ke depan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Hujan dengan intensitas sedang dan lebar disertai angin kencang serta petir harus diwaspadai. Potensi bencana berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung,” ujar Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani di Semarang.

Bahkan lebih jauh disampaikan ancaman banjir itu akan terjadi juga di wilayah lain, seperti NTB dan Jawa Barat.

Tetapi, kalau mau sedikit menggunakan perspektif iman, dunia mau banyak bencana dan sebagainya itu seutuhnya urusan Tuhan, Allah SWT.

Sekarang ketika manusia sadar cuaca buruk lalu mengambil sikap waspada, siapa manusia yang bisa menahan banjir, mencegah tanah longsor. Tidak ada.

Jadi, langkah terbaik sebenarnya mengisi kehidupan dunia ini, mau musim panas atau musim hujan, ibadah dengan baik, akhlak mulia dibangun. Jangan merusak alam, jangan senenaknya sendiri. Jangan membuat kebijakan yang merusak ekosistem kehidupan.

Kalau ada yang merusak, mengancam alam, beri tindakan tegas secara hukum yang berlaku.

Lebih jauh, bagi setiap Muslim, kalau memang musibah terjadi, sikap terbaik adalah tawakkal kepada Allah. Tidak perlu melakukan hal-hal yang irasional dan malah dapat mengundang murka Allah.

Dan, kalau bencana masih berupa potensi dan masuk dalam perkiraan badan yang otoritatif soal itu, maka perkuat ibadah kepada Allah dengan banyak ibadah, sedekah dan menahan diri dari berbuat keburukan.

Makna

Tawakkal berarti dari kata tawakkala – yatwakkalu – tawakkalan yang artinya berserah diri atau memasrahkan.

Imam Ghazali menerangkan bahwa itu berarti penyandaran hati hanya kepada wakil (yang ditawakkali) semata.”

Kemudian Al-Manawi menerangkan, tawakkal itu ialah menampakkan kelemahan serta penyandaran (diri) kepada yang ditawaakali, yakni Allah Ta’ala.

Sebagaimana perintah-Nya, “Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin berawakkal.” (QS. Ibrahim [14]: 11).

Namun penting dipahami, tawakkal bukan berarti diam dan malas. Itu pemahaman yang keliru terhadap tawakkal.

Tawakkal ialah memacu diri dalam upaya terbaik dan menyikapi keadaan yang terjadi dengan terus berharap kebaikan hanya kepada Allah. Tawakkal itu pekerjaan hati agar diri tidak putus harapan karena keadaan.

Perintah Nabi

Dalam sebuah riwayat disebutkan, seseorang berkata kepada Nabi SAW. “Aku lepaskan untaku, (lalu) aku bertawakkal.”

Nabi menegur orang itu kemudian bersabda, “Ikatlah dulu untamu, kemudian bertawakkallah.” (HR. Hakim).

Jika BMKG memprediksi akan terjadi hujan dan potensi bencana alam terjadi, maka bersiaplah dengan segala kemungkinan.

Mulai dari titik penyelamatan terdekat, persediaan bahan makanan darurat, hingga jalur dan alat evakuasi yang memungkinkan.

Kemudian perbanyak doa, ibadah, sedekah dan kebaikan. Jika nanti ternyata benar, musibah terjadi, maka tawakkallah kepada Allah.

Jadi tawakkal itu adalah sikap terakhir seorang Mukmin dalam menghadapi segala kemungkinan dalam hidup, setelah diri sadar, disiplin dan penuh persiapan.

Pernah suatu waktu Umar bin Khathab bertemu dengan sekelompok penduduk Yaman yang tidak berusaha.

Melihat mereka, Umar bertanya, “Mengapa kamu tidak berusaha?”

Mereka menjawab, “Kami hanya bertawakkal kepada Allah.”

Umar pun menjawab, “Kalian berbohong. Kalian bukan orang yang bertawakkal. Orang yang bertawakkal itu menaburkan benih ke dalam tanah yang subur, lalu memeliharanya sesuai ketentuan-ketentuan bercocok tanam, dan barulah menyerahkan diri bertawakkal kepada Allah.”

Pertanyaannya mengapa harus bertawakkal? Tidak lain karena hanya Allah itulah Tuhan Semesta Alam.

“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.” (QS. Al-Furqan [25]: 58).*

Penulis aktif di www.masimamnawawi.com

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pawang hujantawakkal kepada Allah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya haris azhar Haris Azhar dan Fatia Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Luhut, Hadiri Pemeriksaan Hari Ini
Tulisan selanjutnya perang rusia ukraina indonesia Nilai Terlalu Keras Hakimi Satu Pihak, Delegasi Indonesia Tolak Proposal Eropa Soal Perang Rusia Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Opini

Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?

Opini
28 Oktober 2026 09:23
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Terbaru

  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?