Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Blinken Kunjungi ‘Israel’ untuk Bantu Pulihkan Hubungan Zionis dengan Negara-negara Arab

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Maret 2022 13:10 1:10 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 Maret 2022 13:25
Bagikan
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melambai saat dia disambut oleh Kepala Protokol Israel Gil Haskel (kanan) setibanya di bandara Ben Gurion di Lod dekat kota Tel Aviv kemarin. - AFP
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berada di ‘Israel’ dalam pertemuan ‘bersejarah’ dengan negara-negara Arab guna memulihkan hubungan dengan penguasa zionis melalui Kesepakatan Abraham (Perjanjian Ibrahim) yang disponsori Washington.

Blinken yang tiba di Tel Aviv kemarin sore, dijadwalkan bertemu dengan rekan-rekannya dari ‘Israel’, Maroko, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) di Gurun Negev kemarin dan hari ini untuk menandai pergeseran hubungan Arab-’Israel’ mulai tahun akhir 2020. Menteri Luar Negeri ‘Israel’ Yair Lapid menggambarkan pertemuan itu sebagai ‘pertemuan bersejarah’.

Menteri luar negeri Mesir, yang negaranya pada Sabtu menandai 43 tahun perdamaian dengan Israel, juga akan bergabung dalam KTT itu. “Normalisasi menjadi normal baru di kawasan itu,” kata Blinken, seraya menambahkan bahwa Washington berharap “untuk membawa orang lain masuk”.

Namun kekerasan berkobar di dalam ‘Israel’, di mana dua tersangka pria bersenjata telah membunuh dua orang i kota Hadera, 50 km (30 mil) utara Tel Aviv, sebelum mereka ditembak mati, kata polisi. Sebelum melakukan perjalanan ke tempat KTT, Blinken mengadakan pembicaraan di Tepi Barat yang dijajah dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

Blinken mengatakan Washington tetap berkomitmen pada solusi dua negara, yang tidak dikehendaki rakyat palestina.Tempat pertemuan para menteri luar negeri adalah Sde Boker, di mana bapak pendiri Israel dan perdana menteri pertama, David Ben-Gurion, pensiun dan dimakamkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sde Boker mungkin juga telah memberikan alternatif yang tidak kontroversial untuk Yerusalem, yang dianggap Israel sebagai ibu kotanya – status yang tidak diakui oleh sebagian besar negara karena tidak adanya resolusi untuk klaim Palestina atas kota tersebut. Blinken juga akan mengunjungi Tepi Barat dan Aljazair serta berdialog dengan penguasa UEA Mohammed bin Zayed yang merupakan Putra Mahkota Abu Dhabi.

Selama kunjungannya, Biden akan fokus pada agenda membangun dukungan untuk Ukraina setelah agresi Rusia.  Dua masalah utama lainnya adalah untuk menghilangkan kekhawatiran ‘Israel’ tentang kesepakatan nuklir yang akan ditandatangani oleh Barat dan Iran serta membahas risiko kekurangan pasokan gandum dunia akibat perang Ukraina khususnya terhadap kawasan Asia Barat.

“Kami menyadari bahwa dampaknya dirasakan di Asia Barat dan Afrika Utara di mana sebagian besar negara mengimpor setidaknya setengah dari kebutuhan gandum mereka dan sebagian besar dari Ukraina,” kata Penjabat Asisten Menteri Luar Negeri Yael Lempert menjelang kunjungan Biden. “Perang ini akan mengarah pada peningkatan terus-menerus makanan pokok seperti roti di kawasan itu,” tambahnya dikutip AFP.

Kunjungan Biden dilakukan ketika AS dan Iran berada dalam tahap akhir negosiasi untuk menghidupkan kembali Rencana Aksi Komprehensif Gabungan 2015 yang bertujuan mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir. Pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan secara sepihak (sendirian) pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang ketat, sementara Iran melanjutkan aktivitas nuklirnya.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Antony BlinkenisraelNegara Arabnormalisasisolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya agama islam Inilah Keutamaan Shalat, Jangan Pernah Melalaikannya
Tulisan selanjutnya Bagaimana Sikap Muslim dalam Menghadapi Perubahan Zaman?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?