Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Tutup Pangkalan Udaranya di Manas Kyrgyzstan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juni 2014 11:10 11:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juni 2014 11:10
Bagikan
Pesawat militer angkatan udara Amerika Serikat di Bandara Manas, Kyrgyzstan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika serikat hari Selasa (3/6/2014) menutup pangkalan udaranya di Kyrgyzstan yang menjadi tempat transit penting bagi pasukannya di Afghanistan.

Washington terpaksa menutup Manas Transit Center di utara Bishkek setelah Kyrgyzstan, bekas negara bagian Uni Soviet yang sekarang merapat ke Rusia, menolak perpanjangan sewa tempat itu tahun lalu.

Secara simbolis pejabat Amerika menyerahkan kunci kayu kepada pejabat Kyrgyzstan dalam upacara serah terima pangkalan yang terletak tidak jauh dari ibukota Bishkek itu.

Duta Besar AS untuk Kyrgyzstan Pamela Spratlen mengatakan, semua personel militer akan meninggalkan pangkalan itu dalam waktu satu pekan, lansir AFP.

Sejak didirikan tahun 2001 menyusul serangan 9/11, pangkalan tersebut telah menjadi tempat transit bagi 5,5 juta tentara koalisi kata komandan John Millard.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kyrgyzstan menjadikan pangkalan udara Manar sebagai kekuatan tawar untuk menarik bantuan finansial dari Amerika Serikat dan Rusia.

Amerika Serikat menyewa pangkalan yang terletak di bandar udara sipil utama Kyrgyzstan itu US$60 juta pertahun, meskipun warga setempat menentang kehadiran pasukan asing di wilayah mereka.

Rusia sendiri butuh pangkalan itu untuk melestarikan pengaruhnya di Asia Tengah.

“Kami tidak punya pilihan,” kata analis politik Chingiz Shamshiyev. “Rusia adalah rekan kami yang kami warisi karena sejarah.”

Meskipun sudah menyatakan menutup pangkalannya, analis politik yang lain, Mark Sariyev, menilai bukan berarti Amerika pergi untuk selamanya.

“Bisa saja pangkalan AS didirikan di selatan negara ini, Kyrgyzstan bisa menawarkan Amerika pilihan itu,” ujarnya.

Panglima angkatan bersenjata Kyrgyzstan Asanbek Alymkozhoyes mengatakan kepada para wartawan bahwa bekas pangkalan AS itu akan ditempati oleh Garda Nasional.

Pemerintah Bishkek sedang mencari investor yang bersedia mengubah bandara menjadi sarana transportasi dan transit logistik modern. Rusia dan China sudah menyatakan ketertarikan mereka untuk menggarap bandara tersebut.

Perusahaan minyak milik negara Rusia Rosneft pada bulan Februari lalu telah menandatangani kesepakatan pendahuluan yang memungkinkan pihaknya membeli 51 persen saham Bandara Manas. Rosneft mengatakan menyiapkan dana US$1 milyar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Badai dengan Nama Wanita di AS Paling Banyak Timbulkan Korban
Tulisan selanjutnya Anak Terlalu Aktif Online Terindikasi Alami Penyakit Mental

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?