Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Anak Terlalu Aktif Online Terindikasi Alami Penyakit Mental

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 5 Juni 2014 13:26 1:26 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 5 Juni 2014 13:26
Bagikan
Bagikan

ANDA mungkin perlu mewaspadai terhadap kebiasaan anak berlama-lama melakukan aktivitas online. Menurut Departemen Kesehatan Masyarakat Inggris, anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu melakukan online dapat menyebabkan penyakit mental.

Kesepian, depresi, kecemasan, rendah diri, dan agresi yang memuncak adalah beberapa kemungkinan masalah yang dihadapi anak-anak yang terlalu sering menggunakan internet.

Departemen Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) mengatakan, ada hubungan antara jumlah waktu yang dihabiskan di situs media sosial dan “tingkat yang lebih rendah dari kesehatan”, lapor Mirror belum lama ini.

Disebutkan, kondisi semacam ini akan tampak mencolok jika anak-anak menghabiskan lebih dari empat jam sehari di depan layar. Tetapi lebih rendah dari itu pun juga bisa memberi pengaruh.

PHE mengatakan, peningkatan kesehatan anak-anak selama dua dekade terakhir telah “melambat”, bahkan mungkin menurun.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Satu dari 10 anak-anak sekarang memiliki masalah kesehatan mental. Sepertiga dari remaja merasa “rendah, sedih, atau patah semangat”, setidaknya terjadi sekali seminggu.

Laporan itu menyebutkan, pengaduan secara online ke ChildLine tentang bully, niat bunuh diri, dan menyakiti diri, telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

PHE menyarankan, orang tua harus mewaspadai kesehatan mental anak-anaknya jika mereka menghabiskan lebih dari empat jam sehari di depan layar.

“Anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu pada komputer, menonton TV, dan bermain video game, cenderung mengalami tingkat lebih tinggi dari tekanan emosional, kecemasan, dan depresi.

“Bukti menunjukkan ‘dosis-respon’ hubungan, setiap jam tambahan berada di layar meningkatkan anak-anak mengalami masalah sosial-ekonomi, dan risiko rendah diri,” kata laporan itu.

“Peningkatan waktu pada layar dan paparan media, berhubungan dengan perasaan penurunan penerimaan sosial, dan meningkatkan perasaan kesepian, masalah kontak, dan agresi.”

“Aktivitas internet tertentu, seperti situs jaringan sosial, game online multi-player, berhubungan dengan rendahnya tingkat kesehatan mental,” sebut laporan itu.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa kesehatan mental anak-anak telah semakin parah dalam beberapa tahun terakhir.

“Data menunjukkan, kebanyakan anak-anak dan orang muda mungkin puas dengan kehidupan mereka, tetapi kondisinya mengalami penurunan,” katanya.

Laporan juga menyebutkan, kondisinya berbeda terhadap anak-anak dan orang-orang muda yang memiliki kebiasaan tidak berlama-lama melakukan aktivitas online.

“Anak-anak perempuan lebih banyak mendapat gangguan kesehatan mental dibanding laki-laki,” kata PHE.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:internetonline
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Tutup Pangkalan Udaranya di Manas Kyrgyzstan
Tulisan selanjutnya Pelunasan BPIH Reguler Mulai Dibuka 11 Juni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?