Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Afghanistan di Iran Mengaku Sering Dilecehkan dan Disiksa

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 April 2022 05:17 5:17 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 April 2022 06:00
Bagikan
pengungsi afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan para pengungsi Afghanistan dilecehkan dan disiksa di Iran. Menurut media Afghanistan, Tolo News,  pengungsi Afghanistan di Iran mengeluhkan kondisi mereka yang memburuk, dengan mengatakan bahwa mereka telah menghadapi pelecehan di sana.

Banyak dari mereka tidak memiliki dokumen hukum, termasuk visa. “Saya pergi ke Iran empat bulan lalu. Tetapi karena perlakuan buruk mereka bahkan dengan orang-orang yang memiliki visa, saya dating ke polisi,  menyerahkan diri untuk bisa kembali ke Afghanistan,” kata Sayed Mumtaz, seorang pengungsi Afghanistan yang kembali ke negara itu.

“Masalah besarnya adalah kurangnya dokumen kependudukan. Banyak orang baru-baru ini datang ke negara ini,” kata Nasrullah Kashani, seorang pengungsi Afghanistan di Iran. 

“Dengan negosiasi tim kami dengan pejabat Iran, disadari bahwa perlu ada kerjasama internasional,” kata Asifa Stanikzai, seorang aktivis hak-hak perempuan.

Imarah Islam Afganistan mendesak pemerintah Iran untuk memperlakukan para pengungsi Afghanistan dengan baik. “Afghanistan baru-baru ini menghadapi banyak masalah. Meskipun kami tahu bahwa beberapa warga Afghanistan pergi dengan cara ilegal, mereka harus diperlakukan dengan perilaku lembut berdasarkan nilai-nilai Islam dan bertetangga,” kata Juru Bicara Imarah Islam Zabiullah Mujahid.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedutaan Besar Iran di Kabul membantah adanya pelecehan atau penyiksaan terhadap pengungsi Afghanistan dan mengatakan bahwa video yang beredar di media sosial itu palsu.

“Video yang ditayangkan di media sosial bertujuan untuk mempengaruhi hubungan yang mendalam dan bersejarah antara negara-negara Iran dan Afghanistan,” kata Sayed Abas Badrifar, anggota dewan pers kedutaan Iran.

Para pengamat mengatakan bahwa para pengungsi Afghanistan harus diberikan hak-hak dasar mereka. “Seorang pengungsi harus memiliki akses ke layanan kesehatan dan pendidikan. Seorang pengungsi tidak boleh dideportasi ke negaranya karena nyawanya terancam dan kemudian seorang pengungsi tidak boleh dihukum saat dideportasi,” kata Mehdi Afzali, seorang analis hubungan internasional.

Ini terjadi ketika jutaan pengungsi Afghanistan berbasis di negara-negara tetangga Iran dan Pakistan. Menurut pejabat Iran, sekitar lima juta warga Afghanistan tinggal di Iran, dengan banyak dari mereka tidak memiliki dokumen hukum.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistaniranpengungsi korban gempasosial media
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya orang berpuasa Allah Tidak Akan Melupakan Orang yang Berpuasa
Tulisan selanjutnya wanita ukraina masuk islam Wanita Ukraina Masuk Islam karena Adzan selama Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?