Hidayatullah.com—Seorang wanita Ukraina masuk Islam karena Adzan selama bulan Ramadhan. Ia Terkesan suara adzan selama kunjungannya ke Turki, kutip Daily Sabah.
Saat Daria Yaroshenko mengaku sedang makan di sebuah restoran selama kunjungannya ke distrik bersejarah Iznik di barat laut provinsi Bursa bersama suaminya. Dia mendengar suara adzan yang datang dari Masjid Orhan.
Yaroshenko yang terpesona dengan lantunan adzan kemudian pergi menuju masjid bersama suaminya dan bertemu dengan sang muazin, Osman akmak yang mengumandangkan adzan. Saat itu juga ia menyatakan ingin memeluk Islam.
Yaroshenko mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) pada hari Kamis bahwa dia sangat terkesan dengan lantunan suara yang dari muazin tersebut. “Saya merasa ada sesuatu yang bergetar di dalam diri saya. Saya meneliti Al-Quran di internet dan kemudian saya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim,” katanya.

Wanita Ukraina itu saat ini tinggal di kota barat laut Yalova dan mengganti namanya menjadi Derya setelah dia masuk Islam. Yaroshenko yang terus memantau perang di negaranya mengatakan sangat cemas nasib kerabatnya.
Dia menambahkan bahwa akan kembali ke negaranya ketika perang usai. Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kemarahan internasional, termasuk Uni Eropa, Amerika Serikat dan Inggris. Beberapa negara menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.480 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.195 terluka, menurut perkiraan PBB, dimana angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi. Lebih dari 4,24 juta orang Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.
Sementara itu, Mufti Iznik Zeyir Yava mengatakan bahwa Yaroshenko menghubungi mereka setelah terkesan dengan adzan. “Kami sangat senang atas acara luar biasa yang berlangsung di bulan suci Ramadhan ini,” kata Yava, seraya menambahkan bahwa ia juga memberi hadiah Yaroshenko sebuah Kitab Suci Al-Quran.
“Kami mengucapkan selamat kepada saudara perempuan kami, suaminya dan muadzin kami yang mengumandangkan adzan. Bacaan doa yang baik dapat mengarah pada peristiwa yang luar biasa seperti ini,” katanya.*