Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dicurigai akan Melakukan Kekerasan Prancis Tangkap 11 Pemuda Kelompok Ultra-Kanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2022 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2022 18:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebelas pemuda dari kelompok ultra-kanan “Patriot Vengeance” ditangkap dan ditempatkan dalam tahanan karena dicurigai berencana melakukan tindak kekerasan.

Menurut koran Le Parisien, penangkapan dilakukan oleh pihak kepolisian atas permintaan magistrat penyidik sebagai bagian dari proses hukum yang dibuka pada bulan Desember 2021 oleh kantor kejaksaan unit antiterorisme.

Investigasi awal sudah dibuka pada April 2021.

Menurut sejumlah sumber yang dekat dengan kasus itu, kesebelas orang yang ditangkap itu berusia 17 sampai 30 tahun dan penangkapan dilakukan kebanyakan di wilayah Paris.

Saat penggeledahan, aparat menemukan sejumlah dokumen “ideologi ultra-kanan tetapi tidak menemukan senjata.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lucas S. – yang disebut media Prancis sebagai pimpinan “Patriot Vengeance” – ditahan pada bulan Desember 2021 karena “memprovokasi tindakan terorisme melalui komunikasi online” serta “menggaungkan tindakan terorisme ke publik”, dan “kepemilikan senjata berikut amunisi kategori B secara tidak sah”.

Dia ditempatkan di dalam tahanan sambil menunggu proses persidangan.

Akan tetapi, disebabkan penyidik belum menemukan bukti adanya rencana tindak kekerasan di saat mereka memeriksa tersangka, Lucas S tidak dijerat dengan dakwaan konspirasi teroris.

Dilahirkan pada tahun 1995, Lucas S. dicurigai memiliki situs web dan mengumpulkan kelompok-kelompok berideologi anti-Semit dan konspirasi, lansir RFI Kamis (19/5/2022).

Di situs webnya, “Patriot Revenge” menampilkan dirinya sebagai “komunitas saudara seperjuangan” yang mempersiapkan keruntuhan masyarakat, menganjurkan “pelatihan olahraga” (fisik) dan “survivalisme”.

Menurut situs berita Streetpress, ujaran rasis di kalangan anggota itu merupakan bahasa sehari-hari dan mereka tidak sungkan menunjukkan minat terhadap fasisme.

Meskipun demikian, kelompok itu membantah memiliki keterkaitan dengan ideologi Nazi.

Sejak 2017, puluhan persidangan kasus terkini ultra-kanan sudah digelar di Paris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:fasismenaziParisPrancisUltra-kanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Pegon Nusantara Arab Pegon, Huruf Nusantara yang Hampir Musnah
Tulisan selanjutnya Turki Bersikukuh Tidak Menerima Keanggotaan NATO untuk Finlandia dan Swedia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?