Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Bersikukuh Tidak Menerima Keanggotaan NATO untuk Finlandia dan Swedia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2022 16:29 4:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2022 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Turki akan mengatakan “tidak” untuk keanggotaan NATO bagi Finlandia dan Swedia ke NATO. Turki menyuarakan keberatan atas tawaran keanggotaan negara-negara Nordik itu dan mengkritik mereka karena menoleransi, bahkan mendukung kelompok teror YPG/PKK.

Daftar isi
  • Perang Rusia-Ukraina
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hal itu disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Kamis ketika perwakilan senior kedua negara akan mengunjungi Turki untuk melakukan pembicaraan dalam beberapa hari mendatang. Erdogan mengulangi kekhawatiran keamanan Ankara dengan mengatakan negara-negara Nordik itu menampung anggota kelompok teror, seperti YPG/PKK dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO).

“Kami mengatakan kepada mereka, kami mengatakan bahwa NATO adalah organisasi keamanan, kami tidak dapat menerima keberadaan organisasi teroris dalam organisasi seperti itu,” kata Erdogan dalam pertemuan dengan sekelompok anak muda di ibu kota Ankara pada kesempatan Peringatan Ataturk Hari Pemuda dan Olahraga.

“Terutama Swedia adalah rumah nyata untuk teror,” katanya dan menambahkan bahwa Stockholm juga Memberlakukan embargo senjata terhadap Turki.

Turki, anggota senior NATO, telah menyuarakan keberatan terhadap tawaran keanggotaan Finlandia dan Swedia dan mengkritik negara-negara tersebut karena menoleransi dan bahkan mendukung kelompok teror, termasuk YPG/PKK. Selama lima tahun terakhir, Swedia dan Finlandia gagal mengabulkan permintaan Ankara untuk ekstradisi puluhan teroris, termasuk anggota PKK dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok di balik kudeta gagal 2016 di Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Finlandia dan Swedia mengajukan aplikasi bersama untuk bergabung dengan NATO karena invasi Rusia ke Ukraina memaksa penilaian ulang keamanan di Eropa. Erdogan mengklaim Stockholm menyediakan ‘tempat aman’ bagi anggota kelompok PKK yang terdaftar sebagai kelompok teroris oleh Ankara dan sekutunya Barat.

“Kami meminta mereka untuk mengekstradisi 33 orang yang terkait dengan kelompok itu, tetapi mereka menolaknya,” katanya. “Anda tidak akan mendeportasi individu tersebut, tetapi meminta dukungan kami untuk keanggotaan NATO Anda,” tambah dia.

“Kami tidak bisa mengatakan ‘ya’ untuk merugikan organisasi keamanan ini,” katanya.

Dilaporkan, Swedia juga telah memberlakukan larangan penjualan senjata ke Turki sejak 2019 menyusul invasi Ankara ke Suriah. “Kami sensitif dalam melindungi perbatasan negara dari setiap serangan organisasi teroris,” katanya.

Perwakilan senior Finlandia dan Swedia akan mengunjungi Turki dalam beberapa hari mendatang untuk mengadakan pembicaraan resmi di Ankara untuk membahas proses aksesi mereka.

Perang Rusia-Ukraina

Ditanya tentang perang Rusia-Ukraina, Erdogan mengatakan Turki akan “terus mengejar kebijakan yang seimbang”. “Dan saya tidak berpikir untuk memutuskan hubungan dengan (Presiden Rusia Vladimir) Putin atau (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelenskyy,” katanya.

Erdogan juga mengatakan diplomasi dengan para pemimpin Rusia dan Ukraina akan terus berlanjut. Sejak perang dimulai pada 24 Februari, Turki telah menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Rusia dan Ukraina Maret ini di Antalya dan Istanbul.

Perang Rusia di Ukraina telah menyebabkan ribuan orang tewas atau terluka, dan memaksa lebih dari 6,3 juta orang mengungsi ke luar negeri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FinlandiaNATOPerang Rusia UkrainaPresiden Recep Tayyip ErdoganswediaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dicurigai akan Melakukan Kekerasan Prancis Tangkap 11 Pemuda Kelompok Ultra-Kanan
Tulisan selanjutnya Mendagri Prancis akan Gugat Keputusan Grenoble yang Bolehkan Burkini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?