Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Filipina Paling Dicari Amerika Telah Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juni 2014 13:34 1:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juni 2014 13:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang warga Muslim Filipina yang paling dicari-cari oleh Amerika Serikat telah ditangkap pada hari Rabu (11/6/2014) di Manila.

Khair Mundos, yang dihargai kepalanya $500.000 oleh pemerintah AS, dibekuk pada pukul 9.30 pagi waktu setempat saat berada di rumah saudaranya dekat bandara di mana dia tinggal, kata polisi dan militer dalam konferensi pers bersama usai penangkapan, lansir AFP.

Situs Reward and Juctice milik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut Mundos sebagai “pemimpin kunci dan penyandang dana” untuk kelompok Abu Sayyaf.

Mundos sebelumnya pernah ditangkap tahun 2004 di Mindanao. Namun pada Februari 2007 bersama puluhan anggota militan lainnya dia berhasil melarikan diri dari penjara di Kidapawan City.

Menurut kepala polisi Manila urusan penyelidikan kriminal Robert Fajardo, Mundos melarikan dirike ibukota untuk menghindari kejaran aparat di wilayah selatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Situasinya terlalu panas (di selatan) maka dia datang ke sini sambil menunggu situasinya mereda,” kata Fajardo kepada para wartawan, tanpa menjelaskan lebih lanjut berapa lama Mundos bersembunyi di Manila.

Menurut keterangan polisi, Mundos ditangkap di luar rumah saudaranya dan tidak berontak ketika diamankan.

Kepala intelijen militer Mayjen Eduardo Ano mengatakan, penangkapan Mundos merupakan pukulan keras bagi Abu Sayyaf.

Menurut Ano, Munsod merupakan salah satu penghubung antara Abu Sayyaf dengan kelompok-kelompok asing lain seperti Al-Qaida dan sekutunya di Asia Tenggara, Jamaah Islamiyah.

Ano mengatakan, Mundos berada di Manila bukan untuk merencanakan serangan, melainkan semata hanya menghindari kejaran aparat.

Amerika Serikat secara rutin menempatkan 500 personel militernya di wilayah selatan Filipina sejak 2002 guna melatih tentara pemerintah Manila melawan kelompok Abu Sayyaf dan kelompok Islam lainnya.

Saat ini kelompok Abu Sayyaf diyakini masih menyandera dua orang pengamat burung asal Eropa yang diculik tahun 2012 ketika bertualang di Tawi-Tawi, daerah yang dikenal sebagai basis kekuatan gerilyawan Abu Sayyaf.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti Berhasil Modifikasi Seks-Rasio Bibit Nyamuk
Tulisan selanjutnya Makin Banyak Perempuan Saudi ke Luar Negeri untuk Belajar Bahasa Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?