Hidayatullah.com—Perempuan Saudi pelajar tingkat sekolah maupun perguruan tinggi yang pergi ke Eropa dan Asia untuk mempelajari bahasa Inggris jumlahnya semakin banyak.
Dilansir Saudi Gazettte (11/6/2014), menurut agen-agen perjalanan dan wisata banyak perempuan yang lebih suka berpergian secara berkelompok dengan saudara atau temannya dan mereka ingin numpang di rumah keluarga yang tidak memiliki anak laki-laki.
Agen perjalanan memberikan tawaran paket untuk memenuhi keinginan para wanita itu, yang diusahakan tidak melanggar peraturan dari Kementerian Pendidikan Tinggi.
Anggota komite pariwisata di Kamar Dagang dan Industri Jeddah Ibrahim Al-Bluwi mengatakan, pihaknya memantau terdapat peningkatan permintaan dari para pelajar putri yang ingin pergi ke luar negeri untuk belajar.
Hali itu, kata Al-Bluwi, membuka peluang agen-agen perjalanan bekerjasama dengan lembaga tertentu di luar negeri untuk menyediakan paket yang dibutuhkan para pelajar itu.
Menurut manajer pemasaran agen perjalanan dan wisata Al-Masarat, Sameer Shawli, banyak keluarga Saudi yang berlibur ke luar negeri dan sekaligus memberikan pendidikan kepada anak-anaknya.
Begitu diminatinya paket tersebut, sampai-sampai agen perjalanan melancarkan perang harga dengan menawarkan paket semurah-murahnya, meskipun tiket pesawat masih mahal.
Perkiraan biaya untuk satu pelajar yang ingin mengikuti paket wisat belajar bahasa itu sekitar 15.000 riyal (sekitar 47,2 juta rupiah). Namun, biaya bisa berubah tergantung permintaan kebutuhan pelanggan.
Sementara itu Kementerian Pendidikan memperingatkan para pelajar yang ingin pergi ke luar negeri untuk sekolah agar berhati-hati dengan lembaga yang mengatakan bahwa mereka bisa menjamin pelanggannya masuk diterima di universitas asing.
Kementerian mengatakan, para pelajar itu harus berkomunikasi langsung dengan pihak universitas atau lembaga terkait untuk mendaftarkan diri.*