Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gembong Narkoba Pendiri Kartel Guadalajara Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2022 17:41 5:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2022 17:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rafael Caro Quintero, salah satu pendiri kartel narkoba Guadalajara buronan FBI, telah ditangkap oleh pasukan Meksiko setelah hampir sepuluh tahun keluar dari penjara, kata Angkatan Laut Meksiko.

Caro Quintero, gembong narkoba yang dijuluki “the narco of narcos” terlibat pembunuhan seorang personel dinas anti-narkoba Amerika Serikat pada 1985. Sejak keluar penjara pada 2013 dia diburu oleh US Federal Bureau of Investigation (FBI).

Caro Quintero diringkus setelah anjing pelacak bernama Max menemukannya di tempat persembunyian di kota San Simon di negara bagian Sinaloa dalam operasi gabungan antara AL Meksiko dan kantor Kejaksaan Agung, menurut pernyataan yang dikeluarkan pihak angkatan laut.

Lokasi penemuan Caro Quintero berada di daerah pegunungan dekat perbatasan Sinaloa dengan negara bagian Chihuahua.

Potongan video yang sangat pendek yang dirilis oleh angkatan laut menunjukkan Caro Quintero – wajahnya buram – mengenakan celana jins, kemeja biru basah kuyup dan jaket khaki longgar sementara lengannya dipegang oleh aparat berpakaian seragam loreng, lapor The Guardian Sabtu (16/7/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah helikopter Angkatan Laut Blackhawk yang membawa 15 orang jatuh di dekat kota pesisir Los Mochis pada saat yang sama ketika operasi penangkapan Cora Quintero dilakukan, menewaskan 14 orang di dalamnya, kata pernyataan itu. Indikasi awal menunjukkan peristiwa itu merupakan “kecelakaan” yang penyebabnya masih belum diketahui pasti.

Penangkapan itu terjadi beberapa hari setelah Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador bertemu Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih.

Caro Quintero yang berasal dari La Noria, Sinaloa, mungkin paling dikenal sebagai salah satu pendiri kartel Guadalajara. Masa kejayaan kelompok itu terjadi pada 1970-an dan 1980-an, ketika mereka memperdagangkan kokain, heroin, dan ganja dari Meksiko ke Amerika Serikat.

Salah satu tukang pukul kelompok itu atau “sicario” adalah Joaquin “El Chapo” Guzman, yang kemudian mendirikan kartel Sinaloa dan sekarang me dekam di penjara AS.

Caro Quintero pernah dijatuhi hukuman penjara 40 tahun dalam kasus penculikan, penyiksaan dan pembunuhan seorang personel US Drug Enforcement Administration (DEA), Enrique “Kiki” Camarena, pada tahun 1985.

Caro Quintero meyakini bahwa Camarena menjadi penyebab penggerebekan di perkebunan ganja tahun sebelumnya.

Pada 2013, pengadilan banding di Meksiko memutuskan untuk membebaskan Caro Quintero setelah menjalani 28 tahun dari vonis 40 tahun. Keputusan ini membuat marah pihak berwenang AS dan kejaksaan Meksiko. Mahkamah Agung kemudian membatalkan keputusan pengadilan banding tersebut.

Namun, Caro Quintero terlanjur dilepas dan bersembunyi. Sejak itu aparat AS terus memburunya.

Mike Vigil, bekas kepala operasi internasional DEA, berkata, “Ini mungkin salah satu tangkapan paling penting dalam satu dekade terakhir dilihat dari kepentingan DEA.”

Sebelum pengumuman penangkapan Caro Quintero pada hari Jumat, pemerintah AS menawarkan hadiah hingga $20 juta untuk informasi yang memungkinkan penangkapannya.

Caro Quintero, yang kalah di pengadilan banding dalam upaya membatalkan ekstradisinya ke AS, akan dibawa ke negeri Paman Sam secepatnya, kata seorang pejabat Meksiko.

Sementara pria berusia 69 tahun itu bukan lagi pemain besar dalam perdagangan narkoba, penangkapannya tetap signifikan bagi pihak Meksiko maupun AS. Washington sempat geram dengan pemerintah tetangganya itu karena terkesan ogah-ogahan untuk mengekstradisi penjahat narkoba itu sebelum dibebaskan dari penjara sepuluh tahun silam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCaro Quinterokartel GuadalajaraMeksikonarkobaSinaloa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Brutal! Pemuda Kulit Hitam Tewas dengan >46 Luka Tembakan Polisi Amerika
Tulisan selanjutnya Bill Gates Janji Donasikan Seluruh Hartanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?