Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tangkap Orang Hingga Tewas Polisi Jerman Hapus Video Rekaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2022 08:33 8:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Agustus 2022 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus penangkapan atas seorang pria yang berujung pada kematian oleh polisi Jerman berbuntut panjang. Pasalnya, aparat diketahui berusaha menghilangkan bukti-bukti rekaman video atas insiden tersebut.

Kejaksaan Jerman melakukan penyelidikan atas sejumlah polisi yang terlibat dalam penahanan brutal pria tersebut serta tindakan menghapus rekaman insiden penangkapan dari ponsel seorang warga pengguna jalan, menurut pernyataan yang dirilis hari Ahad (28/8/2022) seperti dilansir DW.

Meskipun pemeriksaan post-mortem belum memberikan keterangan penyebab kematian, delapan petugas sedang diselidiki karena telah mengakibatkan cedera tubuh yang parah setelah mereka menyemprotkan cairan pedas ke arah pria berusia 39 tahun itu sesaat sebelum dia meninggal.

Aparat kejaksaan meyakini bahwa mereka memiliki setidaknya satu contoh bukti polisi menghapus rekaman insiden di ponsel salah satu orang dari kerumunan warga yang menonton proses penangkapan. Empat petugas sedang diselidiki atas dukungan pelanggaran ini.

Penangkapan terjadi pada 7 Agustus di kota Oer-Erkenschwick. Polisi dipanggil ke sebuah apartemen setelah terjadi keributan, dan mereka menggunakan semprotan merica pada tersangka karena dia melawan saat ditangkap.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pria itu diduga sedang teler pada saat itu. Dia dibawa ke rumah sakit setelah kehilangan kesadaran dan meninggal lewat tengah malam.

Polisi mengatakan bahwa sekitar 150 orang berkumpul untuk melihat apa yang terjadi selama operasi penangkapan, dan sejumlah orang sudah ada di lokasi sebelum petugas kepolisian tiba di tempat kejadian.

Penghapusan rekaman dapat dianggap sebagai tindakan pemaksaan. Kantor kejaksaan telah menghubungi sebuah perusahaan untuk mencoba dan memulihkan rekaman-rekaman yang telah dihapus, serta meminta warga lain yang mengetahui insiden itu untuk melapor.

Insiden itu menjadi berita utama di media pada saat itu karena bagian akhirnya yang fatal.

Kebrutalan polisi Jerman bukan hal baru. Ketika dunia dihebohkan dengan penangkapan maut pria kulit hitam George Floyd di Amerika Serikat, dalam aksi-aksi protes tahun 2020 masyarakat Jerman menyoroti tindak kekerasan oleh personel kepolisian.

Polisi di Jerman beberapa waktu lalu juga terlibat dalam skandal menyusul terungkapnya petugas yang melontarkan gagasan rasis dan ideologi sayap kanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanpolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berharap Pendidikan Islam Dapat Hak Adil Negara, HNW Usulkan Ponpes Terima Dana Abadi Pesantren
Tulisan selanjutnya Heboh Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Ini Tanggapan Novel Baswedan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?